Berita Terbaru
Relokasi PKL di Kota Bogor Berhasil Tekan Sampah hingga 50 Persen
BOGOR – Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap di Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng kini sudah jauh berkurang. Peti kayu yang digunakan para PKL untuk mendirikan lapak pun berkurang pascarelokasi.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut sampah sebanyak 32 ton per hari menggunakan empat armada, yang masing-masing memiliki daya angkut delapan ton.
Kemudian, saat dilakukan relokasi dan pelaksanaan Jumat Bersih, sampah yang diangkut sempat meningkat menjadi sekitar 60 ton per hari. Setelah relokasi, saat ini volume sampah yang diangkut menurun menjadi 15 hingga 20 ton per hari.
“Ke depan, saya ingin tidak ada lagi pedagang yang membuang sampah ke dalam selokan atau menumpuknya di jalan. Kita akan lakukan tipiring dan pemberian denda bagi para pelaku,” tegas Dedie Rachim, di Jalan Pedati, Senin (30/3/2026).
Ia juga meminta Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas PUPR untuk melakukan normalisasi saluran air yang sempat tertutup sampah dan lapak PKL. Nantinya, jika ditemukan kembali pedagang yang membandel, akan langsung ditindak tegas dengan sanksi denda. (Riza)
-
Berita Terbaru4 minggu agoBuang Darah Dagingnya Sendiri, Polisi Tetapkan Wanita 21 Tahun jadi Tersangka
-
Berita Terbaru4 minggu agoRazia Kendaraan di Kota Bogor, Penunggak Pajak Diberi Kesempatan Bayar di Tempat, Knalpot Brong Ditilang
-
Berita Terbaru4 minggu agoGolkar Kota Bogor Buka Pendaftaran Calon Ketua Hingga 30 Juli
-
Berita Terbaru4 minggu agoGramedia Buka Gerai Baru di Bogor Great Mall Yasmin, Usung Konsep Bookstore & Café yang Modern
