Berita Terbaru
Pesantren Al Falakiyah Kebakaran, Diduga Berawal dari Santri Bermain Api
BOGOR – Kebakaran melanda Pesantren Al Falakiyah di Jalan Pagentongan, RT 01/RW 06, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (5/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. Kobaran api sempat membesar hingga menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar di area pesantren.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, M Ade Nugraha mengungkapkan, laporan kebakaran diterima petugas lima menit setelah kejadian.
“Petugas menerima laporan pada pukul 16.45 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 16.56 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” kata Ade.
Menurut informasi, api diduga pertama kali muncul saat seorang santri bermain api.
Santri tersebut sempat mencoba memadamkan api. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga kobaran api semakin membesar dan merambat ke material yang mudah terbakar.
“Santri tersebut sempat berupaya memadamkannya namun api tidak berhasil dipadamkan sehingga kebakaran semakin membesar,” ungkapnya.
DPKP Kota Bogor kemudian mengerahkan armada pemadam dari tiga sektor, yakni Yasmin, Sukasari, dan Cibuluh untuk mempercepat proses penanganan.
Berkat penanganan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.02 WIB. Pemadaman berlangsung sekitar 15 menit sejak petugas melakukan penanganan di lokasi.
Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan selama kurang lebih 30 menit. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.
“Api berhasil dipadamkan pada pukul 17.02 WIB dan langsung dilakukan pendinginan selama 30 menit,” ujarnya.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, beberapa santri harus mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami gangguan pernapasan.
Sementara itu, akibat kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta.
“Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir hingga Rp50 juta,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru4 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru3 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru3 minggu agoIMSO ke-23 Diikuti 404 Siswa dari 23 Negara, Indonesia Kirim 63 Peserta
