Berita Terbaru
Pemkot Bogor Atur WFH bagi ASN Rentan, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
BOGOR – Beberapa kebijakan terkait dampak abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau telah diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Termasuk bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan. Hanya saja, ada penyesuaian terkait dengan protokol kesehatan. Terutama bagi para ASN yang berada di lapangan.
“Mereka yang bertugas di lapangan dilengkapi dengan alat-alat khusus. Masker, baju panjang, dan kacamata. Apalagi untuk pegawai yang rentan,” kata Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Minggu (6/9/2026) malam.
Pegawai rentan yang dimaksud, sambung Jenal Mutaqin, adalah mereka yang memiliki riwayat penyakit atau gangguan pada pernapasan. Sehingga khawatir dengan kondisi udara yang kurang baik, bisa memicu ke arah yang lebih parah.
Maka dari itu, pimpinan OPD yang sudah memiliki data pegawai rentan tersebut dapat menyesuaikan dengan kebijakan work from home (WFH).
Termasuk apel Senin yang rutin dilangsungkan. Bagi OPD, apel dapat dilangsungkan dari dalam ruangan, tidak di lapangan terbuka.
“Seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang biasa berada di lapangan untuk menyesuaikan dengan kelengkapan masker dan lain-lain agar terhindar dari dampak debu vulkanik ini,” jelasnya.
Jenal Mutaqin juga mengajak para ASN untuk mengikuti doa bersama lintas agama yang dilangsungkan pada Senin pagi di Masjid Raya Bogor terkait dengan kondisi saat ini. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru4 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru3 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru3 minggu agoIMSO ke-23 Diikuti 404 Siswa dari 23 Negara, Indonesia Kirim 63 Peserta
