Berita Populer
Jelang Tahun Baru, Okupansi Hotel di Kota Bogor Masih Sepi
BOGOR – Menjelang libur Tahun Baru 2026, jumlah wisatawan yang masuk ke Kota Bogor mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 60 persen.
Namun demikian, peningkatan arus wisatawan tersebut belum berdampak langsung terhadap tingkat keterisian hotel di Kota Hujan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay, menyebutkan bahwa okupansi hotel saat ini masih berada di bawah capaian pada periode yang sama tahun lalu.
“Masih di bawah tahun lalu. Kalau sekarang baru sekitar 57 persen,” ujar Yuno saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).
Meski demikian, Yuno menuturkan para pelaku usaha perhotelan di Kota Bogor tetap berupaya menarik minat wisatawan agar memilih menginap di hotel. Berbagai program promosi pun disiapkan untuk meningkatkan tingkat hunian.
“Programnya seperti biasa, ada diskon, paket-paket dinner, dan promo lainnya,” katanya.
Selain upaya promosi, Yuno juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap akomodasi yang tidak memiliki izin resmi.
Menurutnya, penertiban tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan okupansi hotel, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
“Selain meningkatkan penjualan hotel, tentunya juga untuk meningkatkan PAD,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru2 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru2 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru3 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru4 minggu agoBenarkah Banyak Makan Telur Bikin Bisul? Ini Penjelasan Ahli Gizi IPB
