Berita Terbaru
Wajah Baru Gerbang Kota Bogor Segera Hadir, Pemkot Mulai Tata Kawasan Cimahpar
BOGOR – Sebagai upaya mempercantik wajah Kota Bogor dari kawasan perbatasan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan penataan pintu masuk kota di wilayah Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara.
Penataan tersebut dilakukan setelah proses penertiban pedagang kaki lima (PKL) liar di bawah jembatan tol yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor selesai dilaksanakan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembangunan kota kini tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota, tetapi juga diarahkan ke wilayah perbatasan yang menjadi gerbang masuk Kota Bogor.
“Pembangunan saat ini tidak selalu fokus di tengah Kota Bogor saja, tetapi juga sudah menyentuh wilayah perbatasan. Salah satunya adalah kawasan Cimahpar di Bogor Utara,” kata Dedie Rachim, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, setelah penertiban PKL selesai dilakukan, Pemkot Bogor akan melanjutkan penataan melalui perbaikan saluran drainase dan pembangunan taman di batas wilayah Kota Bogor.
Di sisi lain, rencana pembangunan Ring Road 2 juga terus dipersiapkan, termasuk proses pembebasan lahan yang masih berjalan.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, menyebut penataan kawasan merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bogor saat meninjau lokasi bersama sejumlah perangkat daerah pada 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, langkah awal yang dilakukan adalah menertibkan para PKL yang selama ini berjualan di bawah jembatan tol. Selanjutnya, penataan kawasan akan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim), serta unsur kewilayahan.
Riki menambahkan, pemerintah juga akan menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna mendukung penataan kawasan tersebut.
“Selain melibatkan unsur Pemkot, kami juga akan menggandeng pihak swasta melalui program CSR untuk melakukan intervensi. Dengan begitu, gerbang Kota Bogor, khususnya di wilayah Cimahpar yang berbatasan dengan Sukaraja, akan semakin tertata. Masyarakat yang melintas dari arah Sukaraja maupun Sentul akan disambut dengan lingkungan yang lebih indah dan nyaman,” ujarnya.
Tak hanya memperbaiki tampilan kawasan, penataan juga ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan. Pasalnya, di lokasi tersebut sebelumnya sempat ditemukan aktivitas peredaran obat-obatan terlarang dan pelakunya telah diamankan aparat.
“Dengan penataan ini, kami berharap dapat mencegah munculnya gangguan ketertiban di masa mendatang, sehingga kawasan perbatasan menjadi lebih aman, tertib, dan asri,” tuturnya.
Riki pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan agar hasil penataan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan perbatasan Kota Bogor. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu agoGerakan Pangan Murah Kota Bogor 2026, Beras hingga Minyak Goreng Dijual di Bawah Harga Pasar
-
Berita Terbaru3 minggu agoPemkot Bogor Perkuat Akses Pendidikan, PKBM Gratis Dibuka untuk Anak Putus Sekolah
-
Berita Terbaru4 minggu agoKelurahan Kedung Waringin Perkuat Layanan Kesehatan dan Komunitas Lansia
-
Berita Terbaru4 minggu agoPemkot Bogor Perkuat Program Cek Kesehatan Gratis dengan Sistem Digital CKG Smart
