Berita Populer
Salah Kaprah, Konversi Angkot Tak Memecahkan Masalah Kemacetan Di Kota Bogor
Kota Bogor – Anggota DPRD Kota Bogor Teguh Rihananto menilai konversi angkot konvensional ke angkot modern merupakan program yang salah kaprah, karena tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Anggota Komisi B DPRD Kota Bogor ini menegaskan, DPRD saat ini masih membahas terkait Perda lalu lintas.
“Perda Lalu Lintas akan menjadi landasan hukum dalam penataan secara teknis untuk subsidi, transportasi masal dan sebagainya, sementara keberadaan angkot modern masih mengacu perda lama,” ujar Teguh Rihananto, Selasa (09/10).
Menurut Teguh secara legal dan konsederan Pemkot bisa saja berargumen bahwa angkot modern termasuk transportasi massal.
“Kita pakai logika saja, jika Kota Bogor ini macet dan salah satu alasan kenapa DPRD mendorong untuk transportasi massal adalah untuk mengurangi kemacetan, sehingga ada konversi. Konversi itu bukan konversi angkotnya tapi esensinya untuk kapasitas penumpangnya,” kata Teguh, kepada engingengnews.com digedug DPRD Kota Bogor.
Alasan kenapa digeser ke transportasi massal, Politisi PKS ini kembali mengatakan agar konversi bisa menampung kapasitas yang lebih banyak sehingga tidak banyak lagi masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi. Karena sudah ada kendaraan yang sudah memadai nyaman dan masuk kapasitasnya.
“Makanya pas muncul Angkot Modern yang diklaim sebagai konversi, saya tertawa saja. Kenapa?. Karena kalau itu tetap saja angkot, feeder boleh, tapi kalau dijadikan bahan sebagai konversi itu tidak sesuai dengan harapan,” tandasnya. (boy)
-
Berita Terbaru2 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru2 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru3 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru2 minggu agoIMSO ke-23 Diikuti 404 Siswa dari 23 Negara, Indonesia Kirim 63 Peserta

Login dulu untuk mengirim komen Login