Berita Terbaru
Terapkan SOTK Baru, Pegawai PDAM Kota Bogor Harus Lebih Profesional
KOTA BOGOR – “Wajah” susunan kepegawaian di lingkup PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor kini berubah, seiring penerapan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang disahkan Walikota Bogor tahun ini. Perubahan signifikan terlihat dari penyebutan pejabat struktural, serta penambahan dan pergeseran beberapa unit kerja yang dikukuhkan Direktur Utama PDAM Kota Bogor di lapangan upacara PDAM Kota Bogor, Jumat (20/7/2018) lalu.
Penyebutan Kepala Bagian seperti yang ditetapkan pada SOTK lama kini berganti nama menjadi Manajer, dan Kepala Sub Bagian menjadi Asisten Manajer (Asmen). Di beberapa unit kerja, seorang Asmen dibantu oleh beberapa Supervisor. Dua unit kerja baru yang bertambah dalam SOTK itu adalah Perawatan Quality, Health, Safety, Environment (QHSE).
Satuan Perawatan dibentuk untuk mengkoordinasikan kegiatan perencanaan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana serta infratruktur yang terkait sistem pengelolaan air minum (SPAM). Unit kerja ini dipimpin Nasrul Zahar, mantan Kepala Sub Bagian Penyambungan dan Penyegelan. Manajer Perawatan dibantu dua asmen, yakni Perencanaan dan Penjadwalan Perawatan, serta Pelaksanaan Perawatan dan Segel Meter.
Sementara QHSE merupakan uniter kerja baru untuk memastikan kualitas air minum,penerapan dan pemeliharaan sistem manajemen terpadu, perencanaan dan analisa program, penerapan HSE, serta satuan pengamanan. Unit ini dipimpin Hendra Setiawan sebagai manajer. Mantan Sekretaris Perusahan ini dibantu empat asmen, yakni Sistem Manajemen Mutu, Laboratorium, HSE, serta Penerencanaan dan Analisa Program IT.
Posisi Sub Bagian Humas dan Sosial pun berganti tempat, dari Sekretariat Perusahaan ke Humas dan Pelayanan Pelanggan. Sub Bagian Litbang Teknologi yang semula berada di bawah Badan Litbang, dipindah ke Perencanaan dan Pengawasan Teknik.
Dalam sambutan pengukuhan, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, kebutuhan SOTK baru ini disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan saat ini. Deni berharap, struktur kepegawaian baru ini bisa meningkatkan profesionalisme pegawai dalam melayani kebutuhan air minum bagi 158 ribu pelanggan.
“Perubahan stuktural ini dilakukan bukan sekedar formalitas, tetapi merupakan kebutuhan, karena ke depannya PDAM akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Kami berharap, SOTK baru ini dapat memotivasi para pegawai untuk bekerja lebih profesional,” ucapnya.
Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Struktural ini disaksikan langsung Dewan Pengawas Anna Setiana, Direktur Umum Rino Indira Gusniawan, dan Direktur Teknik Syaban Maulana. (humas dan sosial)
-
Berita Terbaru2 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru3 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru3 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru2 minggu agoIMSO ke-23 Diikuti 404 Siswa dari 23 Negara, Indonesia Kirim 63 Peserta

Login dulu untuk mengirim komen Login