Bisnis
Tergiur Biaya Murah Ratusan Warga Bogor Gagal Ibadah Umroh
KOTA BOGOR – Ratusan warga Bogor menjadi korban penipuan dan penggelapan pemberangkatan umrah.
Pelaku penipuan dan penggelapan umrah berisial CV (38) tersebut berhasil diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Bogor Kota.
Pelaku meyakinkan korbannya dengan menawarkan tarif umroh murah yakni Rp5-12 juta. Akibatnya, ratusan jemaah tersebut mengalami kerugian sebesar Rp1,8 miliar.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan bahwa tersangka menjanjikan pemberangkatan umrah dengan harga murah dan meminta sejumlah uang dengan total sebesar Rp200 juta untuk keberangkatan 11 orang pada tanggal 22 Desember 2022, namun pada saat tanggal yang dijanjikan korban tidak diberangkatkan, bahkan uang milik korban pun tidak dikembalikan.
“Pelaku sudah diamankan dan barang bukti penyitaan diantaranya print out rekening koran, tangkap layar percakapan, buku rekening, serifikat vaksinasi, id card, paspor dari para korban serta perlengkapan umrah,” ungkap Kombes Pol Bismo saat konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis (2/2/2023).
Dengan demikian, Kombes Pol Bismo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah untuk pemberangkatan umrah.
“Jadi harus di cek harga normalnya berapa, kalau harganya dibawah normal patut dicurigai,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila menjelaskan bahwa modus pelaku memberikan janji pemberangkatan umrah dengan biaya murah, padahal biaya umrah normal itu rata-rata sekitar Rp20 juta.
“Selisih dari itulah pelaku gunakan dari nasabah yang lain 2 atau 3 orang yang menunggu giliran berangkat. Jadi semacam gali lobang tutup lobang,” jelasnya.
Dari data yang dimilikinya kata Rizka, ada sekitar 106 jemaah umrah yang masih belum bisa diberangkatkan dengan total uang masuk sekitar Rp1,8 miliar.
“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,” ungkapnya.(boy)
-
Berita Terbaru2 minggu agoRencana Underpass Kebon Pedes Bogor Berubah Jadi Flyover, Ini Alasannya
-
Berita Terbaru2 minggu agoHanif Faisol Minta Kepala Daerah Siapkan Antisipasi Hadapi Cuaca Ekstrem
-
Berita Terbaru3 minggu agoAnanda Tohpati Gelorakan Semangat Kebangsaan Bersama Siswa SMK Kehutanan Bakti Rimba Bogor
-
Berita Terbaru4 minggu agoBenarkah Banyak Makan Telur Bikin Bisul? Ini Penjelasan Ahli Gizi IPB
