Featured
Baleanies Jabar Sesalkan Pemasangan Spanduk “Anies Runtah Jabar” di Bandung
Bandung – Sekretariat Bersama Relawan Bakal Capres Anies Baswedan di Jawa Barat, Baleanies menyesalkan pemasangan spanduk provokatif yang dipasang di pinggir salah satu ruas jalan di Kota Bandung.
Dalam spanduk tersebut, disebutkan bahwa masyarakat Jabar ngahiji menolak Anies Baswedan dan menyebut bakal Capres Anies Baswedan dengan kata-kata yang kurang pantas.
Menanggapi hal tersebut Koordinator Baleanies Jabar, Hanief Mochammad menyampaikan apa yang disampaikan dalam spanduk tersebut yang mengklaim bahwa masyarakat Jabar menolak Anies Baswedan justru berbanding terbalik dengan antusiasme masyarakat dan menyambut silaturahmi Kang Anies ke kabupaten dan kota di Jawa Barat beberapa waktu ke belakang.
“Saat Kang Anies Baswedan bersilaturahmi dengan warga Jabar di Tasikmalaya dan Ciamis serta di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, antusiasme masyarakat Jabar justru sangat tinggi dan warga dari berbagai pelosok pun datang untuk menyambut beliau,” ungkapnya.
Warga Jawa Barat adalah warga yang terbuka, inklusif, terhadap perkembangan situasi politik dan akan menerima semua calon pemimpin dalam konstelasi politik kedapan yang masuk ke Jawa Barat, seperti Pak Ganjar Pranowo, Prabowo, Eric Thohir, Cak Imin hingga Ridwan Kamil sekalipun.
Selain itu menurut Hanief, dari penggunaan bahasa yang disampaikan dalam spanduk tersebut, ia tidak yakin bahwa yang membuatnya adalah warga Jawa Barat. “Dari isi dan bahasanya saja sudah tidak mencerminkan orang Jawa Barat yang someah, sopan dan santun dalam menyampaikan pendapat,”
Ditambahkannya, “Orang sunda dan warga Jawa Barat itu dikenal tidak pernah melukai perasaan orang lain, bahkan jika menyampaikan sesuatu yang tidak berkenan, pasti disampaikan dengan penuh kesopanan, tidak seperti yang disampaikan dalam spanduk provokatif tersebut,” tegasnya
Untuk itu, Hanief mengimbau semua warga masyarakat khususnya di Jawa Barat agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan orang yang tidak bertanggungjawab, yang sengaja dibuat untuk membuat perpecahan sehingga Jawa Barat tidak kondusif.
Hanief pun memastikan, seluruh relawan dan pendukung Anies di Jawa Barat tidak akan melakukan tindakan serupa karena hal tersebut akan mencederai demokrasi.
“Relawan Anies di Jawa Barat akan mensosialisasikan Kang Anies sebagai capres dengan cara-cara yang santun, sopan dan beradab, sebagai representasi sosok Kang Anies Baswedan,” pungkasnya.
Sebelumnya ramai dimedia sosial spanduk bernada provokatif penolakan terhadap capres Anies Baswedan muncul di Jalan Soekarno-Hatta, Buahbatu Kota Bandung – Jawa Barat. (gus)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data
