Connect with us

Berita Terbaru

World Clean Up Day 2026, Warga Diajak Pilah Sampah dari Sumber

Published

on

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Tak hanya menjadi persoalan lingkungan, sampah dinilai dapat menjadi sumber ekonomi apabila dikelola dan dipilah sejak dari rumah.

Hal tersebut kembali ditegaskan Pemkot Bogor dalam peringatan World Clean Up Day tingkat Kota Bogor yang dipusatkan di halaman parkir Museum PETA, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (4/10/2026).

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap warga perlu memiliki kesadaran bahwa sampah yang dihasilkan merupakan tanggung jawab pribadi. Di sisi lain, sampah yang dikelola dengan baik juga dapat memberikan nilai ekonomi.

Advertisement

“Jadi sampah itu selain menjadi tanggung jawab, tetapi juga punya peluang untuk dikelola dengan baik. Nah, kemudian nanti menimbulkan namanya circular economy,” kata Dedie.

Pemkot Bogor, lanjut Dedie, tengah menyiapkan kebijakan pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Pada sektor hilir, Kota Bogor diproyeksikan memiliki dua fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), yakni Bogor Raya 1 dan Bogor Raya 2.

Kedua fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Namun, Dedie menegaskan keberadaan PSEL nantinya tetap membutuhkan dukungan perubahan perilaku masyarakat.

“Tetapi, sebelum PSEL jadi, maka gaya hidup harus berubah. Kalau semua sampah masih disatukan dalam satu kendaraan atau dalam satu tempat, maka nanti truk yang akan mengangkut mungkin akan terhambat di jalan karena ada kepentingan dari pemulung dan sebagainya. Nah, kami ingin yang namanya pemilahan itu di awal saja, di hulunya,” ujarnya.

Advertisement

Karena itu, masyarakat didorong membiasakan diri memilah sampah sebelum dibuang. Sampah yang telah dipisahkan dapat dikumpulkan untuk kemudian didaur ulang menjadi berbagai produk baru.

“Dikumpulkan, kemudian di-recycle menjadi bahan baru untuk diproduksi, baik bisa untuk botol, untuk segala macam, sehingga kemudian tidak lagi menambah sampah-sampah baru yang bisa merugikan lingkungan,” jelas Dedie.

Ia menambahkan, Pemkot Bogor terus melakukan berbagai upaya edukasi untuk mengubah kebiasaan masyarakat. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari talkshow, podcast, kampanye hingga penyampaian informasi melalui media.

Namun, Dedie menilai edukasi tersebut tidak akan maksimal tanpa keterlibatan seluruh jajaran pemerintahan. Karena itu, perangkat daerah hingga tingkat kelurahan diminta ikut menggerakkan masyarakat.

Advertisement

Dedie menyebut kesadaran mengenai pengelolaan sampah saat ini mulai berkembang di tengah masyarakat. Salah satu indikatornya adalah bertumbuhnya TPS3R dan bank sampah serta munculnya pelaku usaha yang bergerak di bidang pengelolaan sampah.

“Sudah banyak tokoh-tokoh muda, sudah banyak siswa, sudah banyak masyarakat yang sudah punya kesadaran. Buktinya, TPS3R kami berkembang, bank sampah kami berkembang. Kemudian ada pengusaha-pengusaha muda Bogor yang juga mulai mengelola sampah,” ungkapnya.

Menurut Dedie, gerakan tersebut perlu terus diperluas agar perubahan perilaku masyarakat sudah terbentuk ketika fasilitas pengolahan sampah berskala besar mulai beroperasi.

“Jadi memang ini harus menjadi suatu gerakan besar, dan insyaAllah Bogor gerakannya akan terus kami kuatkan supaya pada saat nanti PSEL 1 Bogor Raya dan PSEL 2 Bogor Raya jalan, masyarakat semakin juga punya tingkat kesadaran yang tinggi dalam memilah sampahnya di rumah,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan World Clean Up Day di Kota Bogor semestinya dilaksanakan pada akhir September 2026. Namun, pelaksanaannya ditunda karena DLH masih berkonsentrasi menangani persoalan kebakaran di Galuga sejak awal hingga pekan ketiga September.

“Oleh karena itu, kegiatan tetap kami lakukan dan kami juga kolaborasikan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) yang dilaksanakan setiap hari Minggu di Kota Bogor,” kata Rudy.

Rudy menjelaskan, peringatan World Clean Up Day 2026 juga menekankan keterlibatan generasi muda. Di Kota Bogor, kegiatan tersebut mengusung tema “Aksi Bersih Pemuda-Pemudi, Merdeka dari Sampah”.

Sejumlah unsur kepemudaan, seperti KNPI dan Karang Taruna, turut diundang untuk terlibat dalam gerakan tersebut.

Advertisement

Rudy menegaskan, kampanye pemilahan sampah dari sumber akan terus dilakukan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Kota Bogor menghadapi pengoperasian PSEL yang ditargetkan mulai berjalan pada 2028.

“Gerakan ini akan terus dilakukan, terus fokus dan sosialisasi terkait dengan pilah-pilih sampah dari sumber. Karena secara transisi akan mempersiapkan hal yang besar di Kota Bogor, yang tadi disampaikan oleh Wali Kota Bogor terkait dengan PSEL yang mulai akan beroperasi di 2028,” tuturnya.

Selain aksi bersih, World Clean Up Day di Kota Bogor diisi talkshow bersama penggiat lingkungan Giri Kohar. Rudy menyebut Giri merupakan salah satu pegiat lingkungan di kawasan Situ Gede yang dinilai aktif menerapkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

Ia berharap semangat pengelolaan lingkungan dapat diterapkan dari level global hingga lingkungan masyarakat paling dekat.

Advertisement

“Ini yang kami harapkan bisa berjalan mulai dari aksi dunia sampai tingkat lokal ya atau ‘Think Globally, Act Locally’. Berpikirnya secara global tapi bertindak secara lokal untuk hal yang aksinya kali ini,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, DLH Kota Bogor juga menghadirkan pameran mengenai pola pemilahan sampah. Rudy menyebut edukasi mengenai pemilahan sampah telah dilakukan secara masif hingga tingkat RT.

“Sudah 53 kali disosialisasikan terkait pilah-pilih sampah sampai dengan tingkat RT. Dan terus akan kami lakukan supaya sosialisasi RT bebas sampah mulai dari pilah-pilih sampah ini,” pungkasnya.(Riza)

Advertisement
Continue Reading
Advertisement

Trending

Berita Online paling Hade, Aktual dan Terpercaya.
Redaksi Perumahan Bogor Park Blok D 12 Pamoyanan Kota Bogor
Inquiry: bogorhdnews@gmail.com WA: 0818486109
Copyright © 2022 BogorHDNews.com. Theme by genbu.