Berita Terbaru
Lurah Lawanggintung Geram, TPT Jalan Saleh Danasasmita Kembali Dicoret Pelaku Vandalisme
BOGOR – Dinding Tembok Penahan Tanah (TPT) trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor menjadi sasaran aksi vandalisme.
Coretan yang muncul di fasilitas tersebut memunculkan desakan agar pelaku perusakan fasilitas umum mendapat penindakan tegas.
Lurah Lawanggintung, Erika Sriwahyuni, menilai perlu ada langkah konkret untuk menghentikan aksi vandalisme yang berulang. Menurutnya, menghapus coretan hanya menjadi solusi sementara apabila tidak disertai upaya memberikan efek jera kepada pelaku.
Ia menyayangkan fasilitas yang dibangun melalui proses panjang dan telah dinantikan masyarakat selama sekitar dua setengah tahun justru tidak dijaga dengan baik.
Erika mengatakan, pelaku vandalisme cenderung mencari kesempatan untuk menjalankan aksinya, bahkan ketika lingkungan sekitar sudah berupaya melakukan pengawasan.
“Vandalisme itu memang perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab. Sepanjang kita menjaga, mereka juga akan terus kucing-kucingan melakukan vandalisme,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Gambaran sulitnya mengantisipasi aksi tersebut terlihat dari kejadian di lingkungan RW 8, RT 1. Berdasarkan laporan pengurus wilayah, dinding TPT masih dalam kondisi bersih ketika diperiksa sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, hanya berselang 30 menit, coretan sudah terlihat di lokasi tersebut.
Kejadian itu mengindikasikan pelaku memanfaatkan waktu dini hari untuk menghindari perhatian warga. Kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi aparat kewilayahan dalam melakukan pengawasan.
Sementara itu, trase baru Jalan Saleh Danasasmita saat ini masih menjalani masa uji coba dan pemeliharaan. Setiap kali ditemukan coretan, pihak pelaksana proyek, PT Promix, langsung melakukan pembersihan agar kondisi fasilitas tetap terawat.
Namun, Erika menilai diperlukan langkah yang lebih menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang. Ia pun mendorong Pemkot Bogor mempertimbangkan aturan khusus melalui Perda maupun Perwali yang dapat menjadi dasar penindakan terhadap pelaku vandalisme.
“Kalau seperti ini terus, kita seperti bermain kucing-kucingan. Harus ada penanganan serius atau aturan yang mengatur, sehingga ada efek jera ketika seseorang tertangkap tangan melakukan vandalisme,” tegasnya.
Ia juga menyoroti keterbatasan pengawasan yang dapat dilakukan pihak kelurahan. Menurutnya, tidak mungkin petugas ditempatkan untuk memantau kawasan tersebut selama 24 jam karena masih banyak persoalan lain yang harus ditangani, terutama menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bahkan, keberadaan CCTV belum tentu mampu menghentikan aksi vandalisme apabila tidak dibarengi perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat dalam menghargai fasilitas publik.
Sebagai langkah pencegahan, Erika telah menginstruksikan pengurus RT dan RW untuk mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar jalan tersebut.
Ia juga meminta seluruh pengguna jalan tidak hanya menikmati fasilitas yang tersedia, tetapi turut bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kelestariannya.
Menurut Erika, upaya menjaga trase baru Jalan Saleh Danasasmita tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab Kelurahan Lawanggintung, Kelurahan Batutulis, maupun pihak kecamatan. Diperlukan keterlibatan seluruh masyarakat agar fasilitas tersebut tetap terpelihara.
“Ini bukan hanya tugas Lawanggintung, bukan hanya tugas Batutulis atau kecamatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kota Bogor, khususnya pengguna jalan trase ini,” katanya.
Ia berharap masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap jalan tersebut sehingga tidak ada lagi tindakan yang merusak fasilitas umum. Dengan begitu, trase baru yang selama ini dinantikan dapat menjadi kawasan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan.
“Yuk, bareng-bareng kita jaga jalan yang sudah kita tunggu-tunggu selama dua setengah tahun. Mari jaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanannya. Kita ingin Jalan Lawanggintung menjadi kawasan yang bersih, tenteram, nyaman, jauh dari PKL dan sampah,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru3 hari agoHUT ke-10 SSB Mutiara97, Siswa hingga Orang Tua Turun ke Lapangan
-
Berita Terbaru4 minggu agoDisdik Kota Bogor Perkuat Pengelolaan Data SMP Lewat Program NAKULA
-
Berita Terbaru5 hari ago175 Regu Pemadam Dikerahkan, Hanif Faisol Targetkan Karhutla Palangkaraya Padam Dua Pekan
-
Berita Terbaru2 minggu agoKalahkan Kayumanis 2-1 Kelurahan Genteng Juara Yamaha Kujang Cup 2026,
