Connect with us

Berita Terbaru

Empat Emas Tambahan Antar Judo Kota Bogor Koleksi 9 Emas di Porprov 2026

Published

on

BOGOR – Perburuan gelar juara umum cabang olahraga judo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 semakin terbuka bagi kontingen Kota Bogor. Hingga hari ketiga kompetisi, para atlet judo Kota Hujan telah mengoleksi sembilan medali emas, satu perak, dan lima perunggu.

Capaian tersebut diperoleh setelah judo Kota Bogor kembali menambah delapan medali dalam pertandingan di Indoor B GOR Pajajaran, Sabtu (7/11/2026). Tambahan itu terdiri dari empat emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, An-an Andri Hikmat, menyebut hasil yang diraih anak asuhnya menjadi kejutan tersendiri. Sebab, tim awalnya hanya menargetkan empat medali emas dari pertandingan hari ketiga.

Namun, semangat juang para atlet justru menghasilkan tambahan medali di luar target, termasuk dari kelompok junior yang mampu bersaing dengan atlet-atlet senior.

Advertisement

“Alhamdulillah, hasil ini di luar ekspektasi kami, khususnya untuk medali perak dan perunggu. Target awal empat emas, tetapi para atlet junior juga bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap An-an.

Empat emas tambahan Kota Bogor berasal dari Faturrahman yang tampil di kelas -66 kilogram putra, Dewa Kade Krama di kelas -73 kilogram putra, Kasani Najmusifah di kelas -63 kilogram putri, serta Mia Maulidini dari kelas -78 kilogram putri.

Sementara itu, Siti Latifah mempersembahkan medali perak melalui penampilannya di kelas -70 kilogram putri. Tiga medali perunggu lainnya disumbangkan atlet junior dari kelas -55 kilogram, -78 kilogram, dan +78 kilogram.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian An-an datang dari atlet kelas +78 kilogram yang masih duduk di bangku kelas dua SMP. Meski usianya masih belia, atlet tersebut mampu memberikan perlawanan kepada lawan yang memiliki pengalaman dua kali menjuarai PON dan pernah berlaga di SEA Games.

Advertisement

Menurut An-an, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi perkembangan atlet muda Kota Bogor. Ia menilai potensi regenerasi judo di daerahnya cukup menjanjikan jika terus mendapat pembinaan dan kesempatan bertanding.

Tak hanya itu, seluruh atlet Kota Bogor yang sudah menyelesaikan pertandingan hingga hari ketiga juga berhasil menyumbangkan medali. Hasil tersebut menjadi motivasi tambahan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Peluang memperbesar koleksi emas masih terbuka karena terdapat tujuh kelas yang belum dipertandingkan, serta satu nomor beregu bebas yang dijadwalkan berlangsung pada Senin.

Dengan sisa pertandingan tersebut, PJSI Kota Bogor berharap para atlet mampu menjaga performa sekaligus mewujudkan ambisi meraih gelar juara umum untuk keempat kalinya secara berturut-turut di ajang Porprov Jawa Barat.

Advertisement

An-an pun mengajak masyarakat Kota Bogor memberikan dukungan kepada seluruh atlet yang masih berjuang membawa nama daerah.

Di luar target Porprov, PJSI Kota Bogor juga mulai mempersiapkan agenda kompetisi berikutnya. Babak kualifikasi PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan SEA Games 2027 di Malaysia menjadi sasaran yang harus dipersiapkan sejak dini.

Untuk menunjang target tersebut, pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMP, SMA hingga kelompok senior. Regenerasi dinilai penting agar prestasi judo Kota Bogor tidak terputus ketika atlet senior mengakhiri masa kompetitifnya.

“Di judo tidak ada istilah berhenti dan istirahat. Setelah Porprov, kami langsung mempersiapkan atlet untuk PON dan SEA Games. Kami ingin ketika atlet senior selesai, adik-adiknya sudah siap naik menggantikan. Karena itu, pembinaan harus terus berjalan,” pungkasnya. (Riza)

Advertisement
Continue Reading
Advertisement

Trending

Berita Online paling Hade, Aktual dan Terpercaya.
Redaksi Perumahan Bogor Park Blok D 12 Pamoyanan Kota Bogor
Inquiry: bogorhdnews@gmail.com WA: 0818486109
Copyright © 2022 BogorHDNews.com. Theme by genbu.