Berita Terbaru
Mutiara97 Kota Bogor Sabet Juara 2 Grassroot Nasional Series 2026
BOGOR – Kiprah Sekolah Sepak Bola (SSB) Mutiara97 di kompetisi sepak bola usia dini kembali membuahkan hasil. Tim Mutiara97 kelompok usia U-11 (KU-2015) sukses membawa pulang gelar runner-up Grassroot Nasional Series 2026 setelah bersaing dengan puluhan tim perwakilan berbagai daerah di Tanah Air.
Prestasi tersebut melanjutkan catatan positif Mutiara97 sepanjang 2026. Sebelum tampil di panggung nasional, tim asal Kota Bogor ini terlebih dahulu menjuarai Grassroot Regional DKI Jakarta U-11 2026. Kemenangan itu sekaligus menjadi modal untuk melangkah ke kompetisi yang lebih besar.
Kepala Sekolah Mutiara97, Erwin Maulana, menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dari pembinaan berkelanjutan yang selama ini dijalankan. Kompetisi nasional menjadi ajang penting untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mengukur kemampuan mereka ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain.
“Melalui Grassroot Nasional Series 2026, para juara dan tim terbaik dari kompetisi regional tingkat provinsi dipertemukan. Turnamen ini mempertandingkan kelompok usia 9, 10, 11, hingga 12 tahun,” ungkap Erwin, Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, ketatnya persaingan terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti turnamen. Pada kategori U-11 saja terdapat 48 tim yang datang dari 30 provinsi. Adapun seluruh kategori dalam rangkaian kompetisi tersebut melibatkan hampir 200 tim dan sekitar 3.000 pemain usia dini.
Pembukaan turnamen berlangsung di Stadion Utama Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan bagi para pemain muda untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan menunjukkan potensi di lapangan hijau.
“Para pemain mendapatkan kesempatan bertemu dengan talenta-talenta muda dari berbagai daerah. Ini menjadi pengalaman penting untuk memperlihatkan kemampuan sekaligus menambah jam terbang mereka,” katanya.
Sementara itu, Coach Mutiara97, Barnas, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu membawa tim hingga meraih posisi kedua di tingkat nasional. Baginya, hasil tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan pemain saat bertanding, tetapi juga menggambarkan proses panjang yang telah dilalui selama masa pembinaan.
Ia menegaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian Mutiara97 adalah konsistensi membangun tim melalui pemain-pemain hasil binaan sendiri. Dengan demikian, prestasi yang diperoleh menjadi bagian dari perjalanan pengembangan talenta sepak bola lokal.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras anak-anak, kedisiplinan dalam berlatih, serta komitmen seluruh tim pelatih. Dukungan manajemen dan orang tua juga menjadi bagian penting hingga mereka bisa mencapai prestasi ini,” kata Barnas.
Lebih dari sekadar membawa pulang trofi, pengalaman berkompetisi di level nasional dinilai memberikan bekal berharga bagi perkembangan pemain. Menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda membuat anak-anak semakin terasah, baik dari segi kemampuan teknis, mental bertanding maupun kepercayaan diri.
Barnas berharap pencapaian tersebut tidak membuat para pemain cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil di Grassroot Nasional Series 2026 harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat berlatih.
“Masih banyak tahapan yang harus dilalui. Prestasi runner-up ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang, memperkuat pembinaan, serta mencetak pemain muda yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan menjunjung sportivitas,” tegasnya.
Atas pencapaian tersebut, keluarga besar Mutiara97 juga menyampaikan penghargaan kepada para pemain, pelatih, ofisial, orang tua, donatur, sponsor, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
Ada makna tersendiri di balik keberhasilan tersebut. Gelar runner-up nasional diraih tepat menjelang peringatan hari jadi ke-10 Mutiara97 yang akan diperingati pada 1 November 2026.
Trofi dari Grassroot Nasional Series 2026 pun menjadi persembahan istimewa bagi perjalanan satu dekade Mutiara97 dalam membina sepak bola usia dini. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen SSB tersebut untuk terus melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kota Bogor yang mampu bersaing di tingkat nasional. (Riza)
-
Berita Terbaru4 minggu agoPemkot Bogor Rencanakan Nobar Final Indonesia vs Thailand, Dedie Prediksi Skor 3-1
-
Berita Terbaru3 minggu agoDisdik Kota Bogor Perkuat Pengelolaan Data SMP Lewat Program NAKULA
-
Berita Terbaru1 minggu agoJembatan Pulo Geulis Direvitalisasi, Pemkot Bogor Siapkan Akses Lebih Nyaman bagi Warga
-
Berita Terbaru2 minggu agoLKPP Perkuat Sistem Pengadaan Digital, SPSE Versi 5 Ditargetkan Berlaku pada 2027
