Berita Terbaru
Perumda Tirta Pakuan Kampanyekan Hidup Sehat dan Peduli Kanker Payudara Lewat Pink Run
BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor turut mengampanyekan pentingnya kesadaran terhadap kanker payudara melalui kegiatan Pink Run 2026. Mengusung konsep Fun Run 5K, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap deteksi dini kanker payudara.
Ajang yang digelar pada Sabtu (31/10/2026) tersebut menjadi bagian dari peringatan puncak Breast Cancer Awareness Month atau bulan peduli kanker payudara tingkat Kota Bogor.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Perumda Tirta Pakuan, Santy Fiscarini Indira, mengatakan Pink Run bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan juga momentum untuk menyebarluaskan pesan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan perlu dibangun melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
“Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kota Bogor terhadap kesehatan diri dan sesama dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor sekaligus pencetus Pink Run, Yantie Rachim, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan payudara.
Ia menyebutkan, kebiasaan berolahraga dan melakukan pemeriksaan payudara secara rutin perlu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya perempuan.
Hal ini dilatarbelakangi masih ditemukannya kasus kanker payudara yang baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, deteksi sejak dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan kesembuhan.
Yantie menjelaskan, Pink Run sengaja diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi seluruh kalangan agar pesan mengenai pentingnya deteksi dini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Karena itu, YKI Kota Bogor ingin deteksi dini menjadi gerakan bersama, bukan sekadar imbauan. Kami sengaja membuat Pink Run gratis dan terbuka untuk semua. Kami ingin ibu-ibu, remaja putri, keluarga, hingga komunitas lari datang dan bergerak bersama,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda olahraga tahunan, tetapi mampu membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan pemeriksaan dini.
“Setiap langkah ini adalah pesan bahwa perempuan Bogor peduli pada kesehatannya. Lari hari ini, periksa hari ini, peduli setiap hari,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru4 minggu agoPemkot Bogor Rencanakan Nobar Final Indonesia vs Thailand, Dedie Prediksi Skor 3-1
-
Berita Terbaru4 minggu agoDisdik Kota Bogor Perkuat Pengelolaan Data SMP Lewat Program NAKULA
-
Berita Terbaru1 minggu agoJembatan Pulo Geulis Direvitalisasi, Pemkot Bogor Siapkan Akses Lebih Nyaman bagi Warga
-
Berita Terbaru1 hari agoHUT ke-10 SSB Mutiara97, Siswa hingga Orang Tua Turun ke Lapangan
