Berita Terbaru
Sambut Hardiknas, 13 Madrasah Disukabumi Gelar Diskusi Kebangsaan

[sukabumi-engingeng] Ratusan pelajar dari 13 Madrasah Aliyah se-Kabupaten Sukabumi sangat antusias mengikuti acara yang di selenggarakan oleh Forum Osis Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi (FOMAKSI) bekerja sama dengan Forum Pemuda Lintas Iman Sukabumi (FOPULIS) untuk memperingati Isra Mi’raj 1437 H, yang disertai Deklarasi Gerakan Pelajar Madrasah Aliyah (GPMA) bertemakan “Save Our Generation For Better Future” di Gedung Graha KPAD Kabupaten Sukabumi (Sabtu, 30/04/2016).
Selain memperingati Isra Mi’raj, kegiatan menyambut Hardiknas inipun diisi dengan acara diskusi interaktif, salah satunya tentang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) di Indonesia. Menurut Syamsul Alam Agus, salah satu pembicara dari Yayasan Satu Keadilan (YSK), KBB ialah hak asasi yang sudah melekat sejak manusia lahir, dan dari sisi hukum merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dilindungi dan tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. “Orang beragama dan berkeyakinan itu ialah hak. Tugas negara menjamin hak tersebut terlaksana”, Kata Alam.
Lebih lanjut, alam mengungkapkan bahwa menguatnya gerakan intoleransi dan radikalisme, disebabkan negara tidak mampu mengintervensi gerakan-gerakan tersebut. “Negara tidak boleh kalah dengan kelompok intoleran dan radikalisme”, Ujarnya.
Menurutnya, KBB di Indonesia kian terancam karena disebabkan beberapa hal, seperti: kebijakan pemerintah yang diskriminatif, minimnya pengetahuan soal hak asasi manusia, kegagalan pembangunan terutama di bidang pendidikan.
“Untuk itu diperlukan semacam paradigma baru yang berfokus pada perbaikan kurikulum pengajaran agama di sekolah dengan mempertajam pendidikan budi pekerti, toleransi dan esensi ajaran ketuhanan yang cinta kasih, pengetahuan keberagaman agama dan kepercayaan di sekolah”, Kata Alam, yang juga Sekretaris Yayasan Satu Keadilan tersebut.
Diakhir acara, salah satu siswa mengungkapan bahwa hak atas KBB, hanya salah satu kekayaan Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang memliki karakter, kebudayaan,serta adat istiadat yang beraneka ragam. “Mari kita rawat Bhineka Tunggal Ika”, kata Cahyani.(fth/005)
-
Berita Terbaru4 minggu agoEddy Soeparno : Empat Pilar Kebangsan Benteng Moral Bangsa di Era Digital
-
Berita Terbaru4 minggu agoEddy Soeparno Ajak Kader Posyandu Rawat Persatuan Bangsa
-
Berita Populer4 minggu agoRefleksi Akhir Tahun PWI Kota Bogor Disiarkan Live, Wali Kota dan Ketua DPRD Siap Jawab Keluhan Warga
-
Berita Populer3 minggu agoRatusan Pelajar PKBM se-Kabupaten Bogor Ikuti Jambore Pramuka di Gunung Geulis

Login dulu untuk mengirim komen Login