Berita Populer
Konsisten Lawan Petahana, STS Siap Dampingi DID Di Pilwalkot
Kota Bogor – Tertutupnya ruang koalisi antara PDI Perjuangan dan Partai Amanat Perjuangan (PAN) dalam helaran Pilwalkot Bogor 2018 menjadi catatan tersendiri bagi Sugeng Teguh Santoso, pasalnya sejak awal mendaftar menjadi bakal calon walikota di PDIP, pria yang akrab disapa STS ini konsisten untuk melawan Bima Arya yang juga sebagai Petahana Walikota Bogor.
“Mungkin ini sudah kehendak alam, karena sejak awal saya konsisten, agar PDIP memajukan kadernya yaitu Kang Dadang untuk maju jadi F1 dan saya F2 nya, ” Kata STS, kamis (15/12).
Bakal Calon Walikota yang trend dengan tagline “Sang Pembela” ini kembali menuturkan, konsistensi dirinya mendukung DID untuk melawan Petahana ini dilakukan sejak seleksi ditingkat DPD maupun ditingkat DPP. “Saat ditanya tim seleksi di DPD dan DPP saya konsisten katakan, bahwa PDIP harus memajukan DID untuk Walikota dan saya Wakilnya, ” tegasnya.
Sementara Pengamat Kebijakan Publik Abdul Fatah saat dihubungi engingengnews.com mengatakan, harus diakui Petahana memang kuat karena sudah bekerja selama 4 (empat) tahun tapi bukan tak bisa dikalahkan. Pria berkumis yang sibuk keliling Indonesia ini mendukung langkah PDI Perjuangan yang kadernya siap melawan petahana. Menurutnya, karena PDIP tidak bisa maju sendiri, dan hanya butuh 1 (satu) kursi tambahan maka harus berkoalisi dengan partai lain misalkan dengan PKB, hanura, PPP atau mungkin dengan Demokrat.
“DID atau STS adalah Kader yang cerdas, kuncinya ada pada partai pasangan koalisinya, mau PKB, PPP atau Demokrat,” pungkasnya. (boy)
-
Berita Terbaru4 minggu agoTinjau Retakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Minta Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Alternatif
-
Berita Terbaru4 minggu agoKLH Dorong Penyelamatan Sungai Ciliwung Lewat Gerakan Menanam di Puncak Bogor
-
Berita Terbaru3 minggu agoLewat A Cappella, GAN Acappella Sampaikan Pesan Dakwah dan Spiritual
-
Berita Terbaru4 minggu agoBogor Bageur Soccer Festival 2026 jadi Panggung Talenta Pesepakbola Usia Dini

Login dulu untuk mengirim komen Login