Bisnis
Jalur Otista Ditutup, Pemkot Matangkan Rekayasa Lalu Lintas
KOTA BOGOR – Pembanghunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista) terus dikaji oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Saat ini Pemkot sedang melakukan pematangan manajemen rekayasa lalu lintas di Jalan tersebut.
Pematangan rekayasa laluluntas itu dilakukan terkait rencana penutupan Jalan Otista yang akan dilakukan selama sembilan bulan dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Sudah ada (rekayasa lalu lintas Jalan Otista), tapi sekarang sedang dimatangkan. Kira-kira ada dua opsi jalurnya, tapi dari Tugu Kujang itu ditutup,” ucap Wali Kota Bogor Bima Arya, Senin (12/12/2022).
Selain pematangan rekayasa lalu lintas, lanjut Bima Arya, pihaknya juga saat ini sedang fokus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pembangunan jembatan Otista di tahun 2023.
Menurutnya, pelebaran jembatan itu dilakukan karena selama ini menjadi bottle nect yang menimbulkan kemacetan di jam-jam tertentu.
“Sekarang kita sosialisasi dulu, untuk kenapa jembatan itu harus dilebarkan. Jadi semua paham bahwa kita tidak ada pilihan supaya pusat kota tidak macet itu (jembatan) harus dilebarkan,” katanya.
Terkait persiapan pembangunan, pihaknya masih mempunyai waktu hingga empat bulan kedepan dari proses lelang Manajemen Konstruksi (MK) hingga pembangunan fisik yang ditargetkan bisa terlaksana pada April 2023.
“Insyaallah masih ada waktu empat bulan hingga April untuk semua persiapan, dan ini tidak boleh mundur karena nanti akan telat, karena ini pekerjaan besar, dan kenapa harus ditutup? Kalau tidak ditutup, maka nggak akan ngejar selesai, ini bukan multiyear, ini tahun tunggal, jadi harus selesai 2023,” ujarnya.
Diketahui, pembangunan jembatan Otista ini dibiayai dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp52 miliar. Pengerjaan jembatan dengan bentang 50 meter itu meliputi pelebaran jalan, pedestrian dan jalur moda transportasi berbasis trem. (boy)
-
Berita Terbaru4 minggu agoAklamasi, Arwinsyah Putra Nahkodai Kadin Kota Bogor
-
Berita Terbaru3 minggu agoDisdik Kota Bogor Pastikan SPMB SD 2026 Transparan, Bangku Sekolah Lebih Merata
-
Berita Terbaru3 minggu agoGebyar PKBM Kota Bogor, 3.423 Lulusan Paket A, B, dan C Terima Ijazah
-
Berita Terbaru3 minggu agoPAN Kota Bogor Gelar Muscab DPC, Dedie A. Rachim Pasang Target 10 Kursi DPRD
