Bisnis
Gandeng Grab Indonesia, Bima Arya Resmikan Sentra Kuliner Rangga Gading
KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meresmikan sentra kuliner di jalan Rangga Gading, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis (9/3/2023).
Sentra kuliner yang menghadirkan jajanan legenda khas Kota Bogor ini atas bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Grab Indonesia.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, revitalisasi Jalan Rangga Gading menjadi sentra kuliner, bertujuan mentransformasi pusat kuliner legendaris yang sudah ada di kawasan tersebut sehingga lebih layak, rapi, dan bersih.
“Sudah lama kawasan ini jadi pusat kuliner legend, banyak yang berkunjung kesini. Kami berharap penataan semakin menguatkan daya tarik bukan hanya warga sekitar namun lebih luas,” kata Bima Arya.
Dikatakan Bima Arya terdapat 25 pedagang yang berjualan di sentra Rangga Gading tersebut, ke 25 pedagang tersebut adalah pedagang bakso bening, siomay, batagor, combro, es doger, es pala, soto mie dan aneka kudapan lainnya.
Menurut Bima kuliner memiliki peran penting untuk mendongkrak perekonomian Kota Bogor. Saat ini tingkat perekonomian Kota Bogor sebesar 5,65. Angka tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan perekonomian Provinsi Jawa Barat dan nasional yang hanya 5,45 dan 5,31,” papar Bima.
Untuk itu, ia berpesan agar seluruh pihak dapat menjaga kenyamanan yang ada di Lawang Rangga Gading.
“Saya titip kawasan ini dijaga agar tidak berantakan lagi. Mari kita jaga parkirnya supaya tetap rapi, tidak ada vandalisme, tidak buang sampah sembarangan. Agar tetap bersih,” ujarnya.
Selain dapat meraih keuntungan dari barang dagangannya, para pedagang juga berpeluang menambah pundi-pundi rupiahnya dengan membuka jasa isi token listrik hasil kerja sama Pemkot Bogor dengan pihak swasta.
Sementara itu, Lurah Gudang, Firmansyah menuturkan, kawasan Rangga Gading menjadi semakin diminati dengan tertata rapi seperti sekarang ini. Saat pembukaan juga dimeriahkan dengan live musik dan para tokoh masyarakat Gudang yang hadir.
“Kuliner disini sudah legendaris, dari Jabodetabek berdatangan. Semoga para pedagang semakin berkembang,” pungkasnya. (boy)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data
