Berita Terbaru
Keterbatasan Anggaran, Pemkot Bogor Bakal Operasikan Dua Koridor Biskita

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan hanya akan mengoperasikan dua koridor layanan transportasi Biskita pada 2024 akibat keterbatasan anggaran.
Namun, Pemkot Bogor belum menentukan koridor mana saja yang akan diprioritaskan untuk tetap beroperasi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memaksimalkan penggunaan anggaran yang tersedia.
“Sementara yang sudah kita fasilitasi di APBD yang sudah ditetapkan itu dua koridor. Akan tetap kita operasikan sampai kita mencari solusi agar tidak ada publik yang tidak terfasilitasi di lapangan,” ujar Hery, Selasa (10/12/2024).
Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk menghapus koridor tertentu, melainkan memprioritaskan koridor dengan tingkat load factor (LF) yang tinggi.
“Pokoknya koridor terbaik dari sisi LF. Ini bukan dihilangkan karena kita punya keterbatasan anggaran, maka kita prioritaskan yang load factornya besar. Tidak ada yang dihilangkan. Suatu saat ketika anggaran memungkinkan, itu akan kita hidupkan lagi semua,” jelasnya.
Hery juga menjelaskan bahwa operasional armada di dua koridor yang tidak beroperasi nantinya akan bergantung pada hasil tender atau lelang.
“nit-unit itu bukan milik pemda. Armada tergantung siapa yang akan memenangkan tender atau lelangnya. Kita tidak berwenang mengatur armada karena aset itu milik pihak ketiga yang menyelenggarakan,” katanya.
Menurutnya, Pemkot Bogor hanya membeli layanan Biskita dengan skema Buy The Service (BTS).
“Ini kan namanya juga pakai BTS. Jadi kita hanya membeli layanan. Barangnya punya siapa, haltenya punya siapa, itu tergantung pihak ketiga,” tambah Hery.
Saat ditanya apakah anggaran Rp10 miliar cukup untuk mengoperasikan dua koridor selama setahun, Hery optimis hal tersebut dapat tercapai.
“Sementara, insya Allah cukup ya, sesuai dengan komitmen kesepakatan politis yang sudah dibahas di DPRD. Insya Allah cukup. Nanti pasti ada solusi lebih lanjut,” ungkapnya.
Hery juga menyebut telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bogor terpilih terkait isu ini.
“Saya juga sudah ngobrol mengenai hal ini dengan wali kota terpilih sebagai isu yang perlu kita sikapi bersama,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu ago
Gunung Geulis Country Club, Proyek Summarecon dan Bobocabin Disegel, Menko Pangan dan Menteri LH: Evaluasi Total Tata Ruang Hulu DAS
-
Berita Terbaru2 minggu ago
KLH Keluarkan Sanksi Paksaan Pemerintah, 8 Perusaahan di Puncak Wajib Bongkar Sendiri Bangunannya, dan 6 Perusahaan di Sentul Terancam Dipidana dan Gugatan Perdata.
-
Berita Terbaru3 minggu ago
Akses Tol BORR Via OCBD Resmi Dibuka
-
Berita Terbaru3 minggu ago
Polisi Gagalkan Modus Baru Peredaran Narkoba di Bogor