Berita Populer
DPRD Kota Bogor Wacanakan Wakaf Produktif Jadi Sumber PAD Baru
BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mewacanakan pengembangan wakaf produktif sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru di masa mendatang.
Gagasan tersebut mencuat dalam pertemuan antara DPRD dan Kantor Pertanahan Kota Bogor yang membahas pengelolaan tanah wakaf, Rabu (16/7/2025).
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan bahwa agar ekonomi berbasis wakaf produktif dapat dikembangkan secara optimal, maka diperlukan kepastian hukum atas tanah wakaf. Salah satu bentuk kepastian hukum tersebut adalah melalui sertifikasi tanah wakaf.
“Tanah wakaf harus bersertifikat agar bisa dikelola secara produktif dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Adityawarman
Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, yang memaparkan kondisi terkini penanganan tanah wakaf di Kota Bogor.
Dalam laporannya, Akhyar menyebutkan bahwa percepatan sertifikasi tanah wakaf merupakan salah satu program prioritas. Saat ini, terdapat sekitar 2.500 bidang tanah wakaf yang belum bersertifikat di Kota Bogor.
“Jumlah ini menjadi perhatian kami karena berpotensi menimbulkan persoalan ke depan,” kata Akhyar.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya telah menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, serta camat untuk melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bogor Barat. Akhyar mengaku masyarakat sangat antusias hingga ruangan tidak mampu menampung seluruh peserta.
Ia juga menawarkan kolaborasi dengan anggota legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil) untuk memperluas jangkauan sosialisasi. “Biayanya gratis. Target kami, pada tahun 2025 nanti bisa menyelesaikan 300 hingga 500 sertifikat tanah wakaf,” terang Akhyar.
DPRD Kota Bogor pun menyambut baik inisiatif tersebut dan mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf sebagai langkah awal pengembangan ekonomi wakaf produktif yang potensial mendukung PAD di masa depan. (Riza)
-
Berita Terbaru4 minggu agoPengelolaan Sampah Bali Jadi Sorotan Presiden, KLH Minta Pemda Segera Lakukan Pemilahan dari Hulu
-
Berita Populer2 minggu agoDanantara Tunjuk Zhejiang Weiming Bangun PSEL Bogor Raya
-
Berita Terbaru2 minggu agoDisperumkim Bakal Tambah Park Ranger di Laun-alun saat Malam Takbiran
-
Berita Terbaru2 minggu agoKunjungi Terminal Kertonegoro, Hanif Faisol Minta Seluruh Terminal Lengkapi Persetujuan Lingkungan
