Berita Terbaru
Jurnalis Peduli Kesehatan, PWI Kota Bogor dan Gentama Media Grup Cegah Chikungunya
BOGOR – Paguyuban warga RT 04/RW 02, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, bersama Gentama Media Grup dan didukung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, melaksanakan fogging mandiri sebagai upaya pencegahan wabah penyakit chikungunya pada Minggu (11/1/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul adanya beberapa warga yang terjangkit penyakit chikungunya. Selain fogging, upaya pencegahan juga diperkuat melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang melibatkan kader-kader posyandu Anggrek Putih 2C.
Kader posyandu bersama warga membersihkan lingkungan sekitar, seperti menguras genangan air di saluran air, pot bunga, serta tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi sarang berkembangnya jentik nyamuk penyebab chikungunya dan demam berdarah dengue (DBD).
Ketua Paguyuban RT 04/RW 02 Cibuluh, Qadar Nurqodar Rachman, mengapresiasi dan terima kasih kepada Gentama Media Grup dan PWI Kota Bogor atas dukungan dalam kegiatan fogging.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gentama Media Grup dan PWI Kota Bogor yang telah mendukung kegiatan PSN dan fogging di wilayah Cibuluh. Saat ini sudah ada beberapa warga kami yang terkena chikungunya, sehingga fogging ini kami lakukan untuk mencegah penularan lebih luas,” ujar Qadar.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian jurnalis terhadap kesehatan masyarakat melalui gerakan ‘Jurnalis Peduli Kesehatan’.
“PWI Kota Bogor tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian media yang tergabung di Gentama Media Grup dan didukung PWI terhadap kesehatan warga dan lingkungan,” kata pria yang akrab disapa Kang Aldho.
Ditempat yang sama, Owner Gentama Media Grup, Dadan Gandara mendukung kegiatan-kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan warga.
“Melalui fogging dan PSN ini, saya berharap penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. (*)
-
Berita Terbaru2 minggu agoKLH Tetapkan Hasil Penilaian Kinerja Pengelolaan sampah 2025, Belum Ada Daerah raih Adipura
-
Berita Terbaru3 minggu agoPakar Termal Ungkap Alasan Insinerator Mini atau Tungku Bakar Berbahaya Bagi Kesehatan
-
Berita Terbaru2 minggu agoPengelolaan Sampah Bali Jadi Sorotan Presiden, KLH Minta Pemda Segera Lakukan Pemilahan dari Hulu
-
Berita Terbaru4 minggu agoPeringati HPSN, Hanif Faisol Pimpin Bersih-bersih di Kota Bogor
