Bisnis
Pemkot Bogor siapkan 16 Milyar Untuk Bangun Bumi Ageung Batutulis
BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan segera membangun Bumi Ageung Batutulis, di Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan.
Rencananya, Bumi Ageung Batutulis akan mulai dibangun bulan November dan ditargetkan selesai pada bulan Desember.
Nantinya, Bumi Ageung Batutulis ini akan memiliki beberapa fasilitas penunjang seperti museum atau galeri yang diisi dengan replika benda-benda pusaka dari Kerajaan Pajajaran, ada diorama dan storyline sejarah Bogor.
“Nanti di kawasan itu selain situs Batutulis, ada juga amphitheater, kafe, taman, rooftop dengan view gunung salak yang bisa dinikmati pengunjung Bumi Ageung Batutulis,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati, Kamis (25/5/2023).
Tak hanya itu, Bumi Ageung Batutulis juga sebagai bagian dari ikhtiar Pemkot Bogor dalam memberi edukasi kepada warga, tak terkecuali generasi muda yang mana pada masa lampau Kota Bogor mempunyai sejarah erat dengan Kerajaan Pajajaran.
Selain edukasi, Bumi Ageung Batutulis juga menjadi proyeksi destinasi wisata baru gratis di Kota Bogor sebagai bagian dari penunjang situs Batutulis.
“Kami berharap Bumi Ageung Batutulis ini bisa jadi tempat edukasi terkait situs dan sejarah Bogor juga menjadi destinasi wisata yang bisa dinikmati gratis warga Kota Bogor dan luar Kota Bogor pada 2024 mendatang,” katanya.
Perlu diketahui, Bumi Ageung Batutulis yang memiliki luas 3.248 Meter ini akan dikerjakan tahun ini dengan anggaran Rp 16 Miliar.
Saat ini pembangunan Bumi Ageung Batutulis masih dalam proses dan sudah masuk ke PBJ untuk lelang konsultan pengawas dan konstruksinya. (boy)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data
