Berita Terbaru
Dengan Konsep Green Building, Kantor Kelurahan Kebon Pedes Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meresmikan kantor baru Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, pada Senin (1/9/2025).
Gedung baru yang berlokasi di Jalan Blender ini mengusung konsep green building sebagai upaya menghadirkan pelayanan publik yang prima dan ramah lingkungan.
Dedie menjelaskan, sebelumnya Kantor Kelurahan Kebon Pedes berada bersebelahan dengan puskesmas. Kini, di lokasi yang baru, fasilitas pelayanan masyarakat ditingkatkan dengan berbagai sarana tambahan, seperti pojok membaca, ruang laktasi, area bermain anak, akses ramah difabel dan lansia, toilet umum, aula, ruang terbuka hijau, serta pedestrian di samping kelurahan.
“Didesain dengan green building, gedung ini hemat energi dan ramah lingkungan. Harapannya, bisa menjadi inspirasi bagi kelurahan lain yang akan dibangun. Dengan biaya relatif murah dan hanya satu lantai, gedung representatif ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dedie.
Ia juga mengajak masyarakat bersama perangkat kelurahan untuk menjaga kebersihan dan memelihara bangunan tersebut agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
Selain itu, Dedie menyebutkan masih terdapat lahan tersisa yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan warga, mulai dari aktivitas Karang Taruna, LPM, DKM, hingga pembangunan Posyandu.
“Kalau dirapikan, fasilitas di sini bisa semakin lengkap. Jadi dalam satu kelurahan tersedia ruang untuk LPM, Karang Taruna, dan Posyandu. Semua bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan warga,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru4 minggu agoOpen Soccer Festival 2026, Cara SSB Garuda Bogor Wadahi Pembinaan Talenta Usia Dini
-
Berita Terbaru3 minggu agoKLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra
-
Berita Terbaru2 minggu agoBogor Bageur Soccer Festival 2026 jadi Panggung Talenta Pesepakbola Usia Dini
-
Berita Terbaru1 minggu agoKLH Dorong Penyelamatan Sungai Ciliwung Lewat Gerakan Menanam di Puncak Bogor
