Berita Terbaru
Ratusan Siswa SMK dan PKBM Bakti Nusa Gelar Kemah Sumpah Pemuda di Sukamantri
BOGOR – Ratusan murid gabungan dari SMK dan Program Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bakti Nusa menggelar kegiatan perkemahan di Bumi Perkemahan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada 25–26 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda, sekaligus ajang pembelajaran di alam terbuka yang melibatkan berbagai pesantren rekanan, di antaranya Nuruttaqwa, Nurul Jannah, Skoba Madani, dan Ihsan Tauhid.
“Di sini kita memberikan pengalaman outdoor yang menyenangkan sambil mengenang perjuangan para pahlawan. Anak-anak juga diajak menjadi ambassador cinta alam dengan niat memelihara hutan dan lingkungan,” ujar Kepala SMK Bakti Nusa, Ucep Sucitra, Sabtu (25/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir petugas dari Puskesmas Sirnagalih, Dewi Kariyawati, yang memberikan penyuluhan kesehatan tentang penanganan penyakit menular dan pentingnya menjaga kebersihan diri.
Salah satu peserta, Fajar Ramadhan, murid Paket C kelas 11 PKBM Bakti Nusa sekaligus penulis, turut membacakan puisi bertema perjuangan dan semangat pemuda untuk merdeka.
“Kegiatannya seru. Belajar di alam seperti ini jauh lebih menarik — kami gotong royong membersihkan sampah, ikut fun games, pokoknya seru banget,” ungkap Fajar.
Selain itu, perwakilan dari Kementerian Kehutanan RI, Dudi Mulyadi selaku Kasi Wilayah 2 TNGHS, hadir menyampaikan pesan penting mengenai pelestarian alam. Babinsa Sukamantri, Aipda Mulyadi, juga memberikan materi tentang bahaya kenakalan remaja dan pentingnya disiplin bagi generasi muda.
Sementara itu, Nanda Maulidan, siswa kelas 12 SMK Kehutanan, menuturkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut.
“Kita ikut lomba masak, saling bantu antar teman menyelesaikan proyek, dan dapat hadiah piala. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi,” ujarnya.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari upacara bendera yang dimeriahkan tim drumband ekstrakurikuler Bakti Nusa, pembacaan naskah Sumpah Pemuda, hingga bazar produk buatan siswa yang dijual kepada orang tua, pengunjung, dan staf bumi perkemahan sebagai latihan kewirausahaan.
Acara juga diisi dengan pertunjukan tari, Broadway show drama perjuangan pahlawan, pembacaan puisi, lagu-lagu nasional, renungan malam, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an di sekitar api unggun.
Keesokan paginya, kegiatan diawali dengan salat subuh berjamaah, senam pagi, fashion show, lomba memasak di alam bebas, serta diakhiri dengan “operasi semut” atau kegiatan bersih-bersih di kaki Gunung Salak sebelum para peserta kembali pulang. (Agung)
-
Berita Terbaru4 minggu agoOpen Soccer Festival 2026, Cara SSB Garuda Bogor Wadahi Pembinaan Talenta Usia Dini
-
Berita Terbaru4 minggu agoRakor KLH dan ADKASI Dorong Dukungan DPRD Kabupaten Atasi Krisis Sampah
-
Berita Terbaru3 minggu agoKLH Dukung Langkah Tegas Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra
-
Berita Terbaru2 minggu agoBogor Bageur Soccer Festival 2026 jadi Panggung Talenta Pesepakbola Usia Dini
