Berita Terbaru
Gerakan Ekonomi, Jenal Mutaqin Salurkan Ayam Ptelur ke LPM se-Bjgor Utara
BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyerahkan bantuan berupa 80 ekor ayam petelur kepada delapan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (24/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, ayam petelur itu akan dikelola oleh masing-masing LPM untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Jenal Mutaqin menjelaskan, setiap LPM akan mengelola satu kandang yang berisi 10 ekor ayam petelur. Hasil produksi telur direncanakan disalurkan ke dapur MBG melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
“Telurnya nanti akan menjadi bagian dari suplai dapur MBG. Ini bentuk kolaborasi ekonomi warga dengan program pemenuhan gizi,” ujar Jenal.
Ia menegaskan, program ini tidak menggunakan anggaran dari APBD Kota Bogor. Menurutnya, inisiatif tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha serupa, bahkan menarik keterlibatan sektor swasta melalui program CSR.
“Ini murni gerakan bersama. Harapannya bisa menular, baik ke warga maupun ke pihak swasta,” katanya.
Lebih lanjut, Jenal menilai pengembangan ayam petelur memiliki dampak ekonomi yang cukup besar, terutama bagi masyarakat di tingkat bawah. Jika dikelola dengan baik, program ini berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang kerja baru.
Ia juga mendorong para Ketua LPM untuk memahami siklus produksi telur harian sebelum memperluas usaha ke skala yang lebih besar.
“Kesempatannya sudah ada di depan mata. Warga Kota Bogor jangan hanya menjadi penonton, ini karpet merah untuk ikut bergerak,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Wakil Wali Kota Bogor tersebut perlu didukung penuh oleh seluruh LPM. Ia berharap, ayam petelur yang diberikan dapat terus berkembang dan menciptakan perputaran ekonomi di wilayah Bogor Utara.
“Jika dikelola dengan serius, ini bisa menjadi contoh pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,” tuturnya. (Riza)
-
Berita Terbaru1 minggu agoOpen Soccer Festival 2026, Cara SSB Garuda Bogor Wadahi Pembinaan Talenta Usia Dini
-
Berita Populer4 minggu agoCukur Rambut Sambil Dengerin Musik, Cara Unik Pemkot Bogor Galang Donasi Bencana Sumatera
-
Berita Terbaru2 minggu agoRakor KLH dan ADKASI Dorong Dukungan DPRD Kabupaten Atasi Krisis Sampah
-
Berita Terbaru3 minggu agoTahun Baru 2026
