Berita Terbaru
Proyek Jalan Pengganti Saleh Danasasmita Dikebut
BOGOR – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor terus mempercepat pengerjaan trase baru sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita.
Jalur tersebut nantinya akan menjadi penghubung antara Jalan Lawanggintung dan Jalan Saleh Danasasmita untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.
Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan pihaknya mendapat tugas melakukan pembukaan akses di Jalan Lawanggintung, termasuk pemindahan sejumlah pohon yang berada di lokasi pekerjaan.
Di area tersebut terdapat sekitar enam pohon berukuran besar yang direncanakan untuk dipindahkan dan ditanam kembali di kawasan Jalan Regional Ring Road (R3). Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan pemangkasan, tiga pohon dipastikan tidak dapat direlokasi karena kondisi batang dan akar yang sudah keropos serta dipenuhi benalu.
“Setelah kami lakukan pemangkasan, ada tiga pohon yang tidak memungkinkan untuk dipindahkan. Kondisi akarnya sudah rapuh, batangnya keropos, dan banyak ditumbuhi benalu, sehingga terpaksa ditebang,” jelas Chusnul, Kamis (26/2/2026)
Jenis pohon yang terdampak di antaranya akasia, kenari, dan pala. Sementara pohon yang masih layak, sebagian sudah lebih dulu dipindahkan ke kawasan R3, baik dari dalam maupun luar area lahan proyek.
Adapun pohon yang tersisa di bagian depan lokasi masih akan diupayakan untuk direlokasi. Disperumkim menargetkan seluruh proses pemangkasan, penebangan, dan pemindahan pohon rampung dalam waktu tiga hari dengan mengerahkan tiga tim secara bersamaan.
“Kami targetkan pekerjaan ini selesai dalam tiga hari, mulai Senin hingga Rabu. Tiga tim kami turunkan untuk menangani pemangkasan, penebangan, dan pem-bowling-an,” ujarnya.
Setelah badan jalan baru terbentuk, Disperumkim akan mengevaluasi kebutuhan fasilitas pendukung di ruang milik jalan (ROW). Sejumlah sarana seperti drainase, jalur pedestrian, hingga taman akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Tak hanya itu, penataan ruang hijau juga direncanakan di kawasan Leuweung Batutulis. Area yang sebelumnya berupa aspal tidak termanfaatkan, termasuk di akses belokan dekat Istana Batutulis, akan dibongkar untuk kemudian dijadikan taman.
“Untuk kawasan Leuweung Batutulis akan kami tata menjadi area hijau. Aspal yang tidak termanfaatkan akan kami bongkar dan kami bangun taman agar lebih tertata dan bermanfaat,” tutupnya. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru2 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data
