Berita Terbaru
Angkot Demo Tolak SSA, Dompet Pengojek Berlipat Ganda

[bogor-engingengnews] Aksi mogok yang dilakukan oleh puluhan sopir angkutan umum dari sejumlah trayek dikota bogor jumat pagi (29/4/2016) membuat sejumlah ruas jalan dikota hujan lenggang. Setelah kamis kemarin (28/4/2016) unjuk rasa puluhan sopir angkot ini diwarnai kericuhan, hari ini kembali awak angkutan umum tersebut melakukan aksi mogok beroperasi.
Aksi yang dilakukan oleh para sopir angkutan umum dari beberapa trayek ini karena menolak kebijakan Sistem Satu Arah yang diberlakukan Pemkot Bogor. Akibatnya, ratusan penumpang yang akan beraktivitas terlantar, beruntung hal ini bisa diantisipasi dengan diturunkannya armada truk Satpol PP, truk milik Polresta Bogor dan truk milik Kodim Kota Bogor.
“jalan dikota bogor jadi lenggang dan lancar,” ujar noval (26thn) pengendara mobil pribadi.
“untung saja ada truk satpol pp, meski terlambat tapi nyampe kantor juga,” kata santi (36) karyawan.
Sementara salah seorang sopir angkot, Walid (27thn) mengatakan aksi ini sebagai salah satu kekecewaan para sopir angkutan umum yang terdampak akibat pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) oleh Walikota Bogor Bima Arya.
“Kami hanya meminta agar Walikota Bogor bijak dengan tuntutan kami, gara-gara ssa, setoran kami sering nombok,” kata walid.
Namun sebaliknya aksi para awak angkutan umum ini membuat sejumlah tukang ojek ketiban rejeki, pasalnya banyak warga yang menggunakan jasa ojek untuk pergi beraktivitas, meski dengan tarif yang tidak biasa namun tak sedikit warga yang terpaksa menggunakan jasa ojek tersebut.
“Alhamdulillah, kemarin saya ngantongin 250 ribu hasil ngojek dan hari ini baru 4jam udah dapat 150 ribu,” kata warisan (36thn) pengojek yang biasa mangkal didepan botani.(boy/001)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data

Login dulu untuk mengirim komen Login