Berita Populer
Terbukti Jadi Perantara Narkoba, Iswanto Divonis 9 Tahun
DEPOK – Setelah dituntut selama sembilan tahun penjara oleh JPU Jehan, kemarin siang, terdakwa atas nama Iswanto alias Iis divonis majelis hakim yang diketuai Yulinda Tri Murti Asih Muryati dengan anggota YF Tri Joko GP dan Sri Rejeki Marsinta selama delapan tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat. Dalam amar putusan yang dibacakan, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan menjadi perantara narkotika golongan I jenis minion sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Sebelumnya, JPU menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan tanpa hak atau melawan hukum untuk dijual, menjual narkotika golongan I jenis minion yang mengandung metamfetamina sebagaimana dimaksud diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kejadian itu bermula pada Selasa (22/11) sekitar pukul 19:00 wib terdakwa membeli extacy jenis minion kepada Itong (belum tertangkap) sebanyak 30 tablet dengan harga Rp 180.000 per tabletnya. Dan di saat itu pula terdakwa sudah memberikan uang sebesar Rp 2.500.000 dan kekurangan akan di beri setelah tablet biru kuning tersebut laku terjual. Kemudian terdakwa menyuruh Dani (belum tertangkap) lantaran sudah mengenal dan telah terbiasa menyuruhnya untuk mengambil tablet warna biru kuning lalu langsung disetujui Dani.
Setelah itu Dani menemui Itong di Jalan Raya Pasar Pucung Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Seusai Dani memperoleh 30 tablet warna biru kuning dari Itong kemudian 24 tablet tersebut diserahkan kepada Bule (belum tertangkap) karena enam tablet biru kuning sudah dijual Dani sebesar Rp 200.000. Dari enam tablet yang terjual Dani memberikan uang sebesar Rp 900.000. Lalu 24 tablet warna biru kuning di bawa Bule pulang ke kontrakannya dan selanjutnya disimpan ke dalam jas hujan yang berada di lemari dapur.
Kemudian sekitar pukul 21:00 wib sewaktu terdakwa pulang dari membeli makan, tiba-tiba terdakwa didatangi oleh beberapa polisi berpakaian preman yang mengaku bernama Agus Sutopo dan Arif Abriyanto dari Sat Narkoba Polres Depok. Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan maupun kontrakan terdakwa ditemukan satu plastik klip bening berisi 15 tablet warna biru kuning berbentuk minion dengan berat netto 6,5762 gram dan delapan pecahan tablet warna biru kuning yang dibungkus dengan kertas tissu berlakban krem seberat 1,3096 gram serta satu unit handphone merek Samsung warna putih. (015/js)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data

Login dulu untuk mengirim komen Login