Featured
Putusan Hakim Terkait Kasus HRS Sudah Melalui Proses Dan Alat Bukti
Kota Bogor – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur sudah mengetuk palu dan memvonis terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam perkara pidana test uji swab RS Ummi Kota Bogor dengan vonis hukuman 4thn Penjara. Meskipun putusan Majelis Hakim tersebut ditolak karena pihak HRS akan melakukan banding.
Kepala Bagian Hukum dan HAM Kota Bogor, Alma Wiranta menyampaikan, proses persidangan di Pengadilan yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim kemarin, tentunya berdasarkan fakta-fakta pemeriksaaan di depan persidangan melalui alat bukti.
Seperti keterangan saksi, surat, petunjuk dan keterangan terdakwa ditambah dengan keterangan ahli, untuk mencari kebenaran materiil atas pelanggaran prokes yang terjadi di RS Ummi.
“Penjatuhan hukuman pidana adalah ultimum remedium atas suatu tindakan akhir penjatuhan sanksi bagi siapapun yang tidak patuh terhadap kebijakan Satgas Covid-19,” kata Alma Wiranta Jumat (25/6/2021)
Menurutnya, hal ini menjadi penting dan akan jadi pelajaran bersama karena kerjasama dalam pengendalian penyebaran Pandemi Covid- 19, sebagai penyakit menular khususnya di Kota Bogor
“Pertimbangan Majelis Hakim PN Jakarta Timur mendasari keyakinan untuk memutuskan para terdakwa bersalah dan dijatuhi hukuman yang setimpal dan terukur,” kata Alma.
Tim hukum Satgas Covid-19 Kota Bogor ini, mengajak dan saling mengingatkan agar masyarakat patuh dengan kebijakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah berupa regulasi.
“Itu semua dibuat untuk pengendalian wabah dengan tujuan melindungi kesehatan masyarakat, khususnya warga Kota Bogor.” tegas Alma.(redaksi)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data

Login dulu untuk mengirim komen Login