Featured
Melestarikan Eko Sistem Alam, Mayora Group Tanam Ribuan Pohon
Bogor – Dalam rangka Gerakan Tanam Pohon Nusantara PT. Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) menanaman ribuan pohon di wilayah Zona Rehabilitasi Blok Pasir Banteng RPTN Tapos – Seksi PTN Wilayah VI Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Minggu (27/03).
Dalam kegiatan penanaman ini hadir Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Cimande Hilir Yudistira S.P., Kepala Balai Besar TNGGP yang diwakili oleh Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor, Dadang Suryana, S.Hut.T., M.Sc, dan Factory Manager PT. TFJ Mayora Group Wahyudi Ari yang diwakili oleh Surya Katunia Bhakti sebagai Group DH TFJ Plant Cimande, PT.Tirta Fresindo Jaya (Mayora group) Plant Cimande.
Berbagai jenis pohon yang ditanam, diantaranya Janitri 200 pohon, Puspa 600 pohon, Manglid 400 dan Huru 800 pohon.
Kegiatan penanaman ini bertujuan mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Factory Manager PT. TFJ Mayora Group yang diwakili oleh Surya Katunia mengatakan, Mayora Group mengajak masyarakat untuk menanam pohon sedini mungkin untuk penyediaan air sekaligus untuk memperbaiki sumber air yang ada di sekitar.
“Menanam pohon adalah menanam kebaikan, sekaligus kita memperbaiki fungsi hutan, memperbaiki lingkungan hidup yang sehat. Karena alam ini merupakan warisan anak cucu sehingga kita harus sebanyak banyaknya menanam, sesering mungkin menanam agar kualitas udara tetap terjaga dan sebagai langkah untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai pengendali banjir, longsor dan erosi”, ujar Surya Katunia Bakti, Minggu (27/03). (dit)
-
Berita Terbaru3 minggu agoPendaftaran SPMB Kota Bogor 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Jalur Seleksinya
-
Berita Terbaru3 minggu agoGuru PJOK Diperkuat Jadi Agen Perubahan Budaya Hidup Sehat di Sekolah
-
Berita Terbaru2 minggu agoSekolah Maung Kota Bogor Buka Pendaftaran 25-29 Mei 2026, Nilai Minimal 85
-
Berita Terbaru3 minggu agoDPRD Kota Bogor Kawal Ketat SPMB 2026, Sistem Baru Cegah Titip KK dan Manipulasi Data

Login dulu untuk mengirim komen Login