Berita Terbaru
Bukan Sekadar Perlintasan, Baranangsiang Menjelma Pusat Ekonomi Kota Bogor
BOGOR – Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, memaparkan berbagai potensi strategis yang dimiliki sebagai salah satu wilayah penting di Kota Bogor. Letaknya yang menjadi pintu masuk kota menjadikan Baranangsiang memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Kelurahan ini dikenal memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya di sektor ekonomi dan transportasi. Keberadaan Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang yang terintegrasi dengan akses Tol Jagorawi menjadikan wilayah ini sebagai pusat pergerakan orang dan barang yang sangat strategis. Selain itu, kawasan ini juga dipenuhi restoran dan kafe yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dari luar kota.
Lurah Baranangsiang, Palahudin, menyampaikan bahwa wilayahnya bukan sekadar jalur perlintasan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Bogor.
“Baranangsiang bukan hanya sekadar perlintasan, tapi pusat pertumbuhan. Kami memiliki perpaduan antara kawasan hunian yang teratur, pusat komersial, dan sektor pendidikan yang kuat. Semua ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Palahudin, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan kawasan hunian elite seperti Baranangsiang Indah yang berdampingan dengan area komersial serta pusat pendidikan seperti Universitas Pakuan, menciptakan ekosistem wilayah yang lengkap dan dinamis.
Palahudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Salah satu buktinya adalah prestasi RW 05 Baranangsiang Indah yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam kategori Pemukiman Teratur pada ajang Bogorku Bersih 2024.
Tak hanya itu, kontribusi aktif masyarakat juga turut mendukung keberhasilan Kota Bogor dalam meraih Piala Adipura, melalui sinergi kebersihan yang terjaga di setiap lingkungan RW.
Di sisi lain, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama melalui program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). RW 09 bahkan terpilih mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan berbagai inovasi seperti pelatihan hidroponik dan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci. Dari mulai program Kelurahan Layak Anak hingga P2WKSS, warga kami selalu terlibat penuh. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan, salah satunya melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk penambahan sarana gerobak sampah di titik-titik krusial,” katanya.
Saat ini, Kelurahan Baranangsiang juga terus menyelaraskan programnya dengan predikat Nindya Kota Layak Anak yang diraih Kota Bogor. (Riza)
-
Berita Terbaru2 minggu agoRamai Isu Penolakan, RS Vania Tegaskan Tidak Pernah Tolak Ambulans PWI
-
Berita Terbaru3 minggu agoPemilahan Sampah 100% Dimulai di Rorotan Jakarta Utara, KLH Catat 20 Ton Organik per Hari
-
Berita Terbaru2 minggu agoPemerintah Percepat PSEL, 61 Kabupaten/Kota Siap Olah Sampah Jadi Energi Listrik
-
Berita Terbaru1 minggu agoKLH dan Pemprov Jabar Percepat Proyek PSEL di Aglomerasi Bogor-Depok dan Bandung Raya
