Featured
Diduga Lakukan Pungli Dana BPNT Kades Sukaharja Di Ciduk Tim Saber Pungli Polda Jabar
Bogor – Tim Tindak II Saber Pungli Polda Jawa Barat berhasil menangkap Kepala Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Penangkapan ini terkait dugaan pungutan liar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Oknum Kades berinisial Rah (55) dibekuk petugas berikut menyita uang tunai Rp Rp 20. 364.000.
“Saat ditangkap petugas, oknum kades tersebut tak melakukan perlawanan termasuk penyitaan barang bukti,” kata Kepala Tim Tindak II Saber Pungli Jabar, AKBP Zul Azmi, Jumat (26/11/2021).
Selain mengamankan Rah, petugas juga menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 20.364.000. “Uang tersebut di duga kuat hasil pungli program BPNT. Uang tersebut diambil oknum Kades dari pengelola E-Warung,’’ tegas Zul Azmi.
Dijelaskan, selain mengutip uang dari E-Warung, sang Kades juga meminta uang sebesar Rp 10 ribu kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Saat di Desa Sukaharja, ada pembagian bansos BPNT sejak tahun 2017 hingga saat ini.
Menurutnya, di desa tersebut terdapat 315 KPM untuk BPNT reguler dan 843 KPM BPNT perluasan. Penyaluran dana bansos BPNT dilakukan di Kantor Desa atas Perintah Kepala Desa hingga diterbitkannya surat E-Warong.
“Mesin EDC Mandiri milik E-Warong Ahmad di bawa ke tempat penyaluran di kantor Desa Sukaharja dan jelas ini pelanggaran,” ungkapnya.
Menurut Zul, petugas Saber Pungli telah memeriksa sejumlah pihak terkait kasus ini. Diantaranya sejumlah KPM, pemilik E-Warung, admim E-Warung dan pihak lain. ” Kami tengah melakukan pengembangan atas kasus ini,” jekasnya. (redaksi)
-
Berita Terbaru1 minggu agoRamai Isu Penolakan, RS Vania Tegaskan Tidak Pernah Tolak Ambulans PWI
-
Berita Terbaru4 minggu agoKunjungi Terminal Kampung Rambutan, Hanif Faisol Minta Pengelolaan Sampah Modern Rampung 3 Bulan
-
Berita Terbaru2 minggu agoPemerintah Percepat PSEL, 61 Kabupaten/Kota Siap Olah Sampah Jadi Energi Listrik
-
Berita Terbaru3 minggu agoPemilahan Sampah 100% Dimulai di Rorotan Jakarta Utara, KLH Catat 20 Ton Organik per Hari

Login dulu untuk mengirim komen Login