Berita Terbaru
Disperumkim Bakal Tambah Park Ranger di Laun-alun saat Malam Takbiran
BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) akan memperketat pengawasan di kawasan Alun-alun Kota Bogor saat malam takbiran Idul Fitri. Seluruh aktivitas di dalam area alun-alun akan dibatasi, termasuk melarang pedagang kaki lima (PKL) berjualan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan keamanan kawasan alun-alun yang biasanya dipadati warga saat malam takbiran.
Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, malam takbiran sudah menjadi tradisi masyarakat dalam menyambut berakhirnya bulan Ramadan. Namun aktivitas tersebut sering meninggalkan banyak sampah di area publik.
Menurutnya, masyarakat biasanya berkumpul sambil makan, minum, hingga menyalakan kembang api maupun petasan yang berpotensi menimbulkan sampah berserakan.
“Biasanya sampah bertebaran karena kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih kurang. Karena itu tim pertamanan akan kami siagakan untuk menyisir dan membersihkan area alun-alun,” ujar Chusnul, Jumat (13/3/2026).
Untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan kerusakan fasilitas Alun-alun, lanjut Chusnul Disperumkim juga menambah personel pengamanan di kawasan tersebut. Sebanyak 15 petugas Park Ranger akan diterjunkan untuk menjaga ketertiban di sekitar alun-alun.
“Kami siapkan 15 Park Ranger untuk menjaga alun-alun dari kegiatan yang tidak sebagaimana mestinya. Jika ada yang melanggar norma atau merusak lingkungan, tentu akan kami tegur,” katanya.
Selain itu, Chusnul juga menegaskan bahwa pedagang kaki lima tidak diperbolehkan berjualan di dalam area alun-alun, tidak hanya saat malam takbiran tetapi juga pada hari-hari biasa. Namun demikian, pihaknya mengakui masih sering terjadi praktik “kucing-kucingan” antara PKL dan petugas di lapangan.
“Seharusnya PKL tidak boleh masuk setiap hari, bukan hanya saat malam tahun baru atau malam takbiran. Tapi karena faktor kebutuhan ekonomi, mereka sering kucing-kucingan dengan petugas,” jelasnya.
Untuk memperkuat pengawasan, Disperumkim juga akan menarik tambahan personel dari sejumlah taman lingkungan di Kota Bogor untuk ditempatkan di kawasan pusat kota.
Beberapa petugas dari taman lingkungan seperti Cipaku dan Kresna akan dialihkan sementara untuk memperkuat pengamanan di area pusat keramaian.
Langkah ini dilakukan karena pergerakan masyarakat saat malam takbiran umumnya terpusat di kawasan tengah kota, termasuk di sekitar Alun-alun Kota Bogor.
“Kami akan menarik tim dari taman lingkungan untuk membantu pengamanan di pusat kota, karena aktivitas masyarakat saat malam takbiran memang lebih banyak di kawasan tersebut,” pungkasnya. (Riza)
-
Berita Terbaru2 minggu agoKLH Tetapkan Hasil Penilaian Kinerja Pengelolaan sampah 2025, Belum Ada Daerah raih Adipura
-
Berita Terbaru3 minggu agoPakar Termal Ungkap Alasan Insinerator Mini atau Tungku Bakar Berbahaya Bagi Kesehatan
-
Berita Terbaru1 minggu agoPengelolaan Sampah Bali Jadi Sorotan Presiden, KLH Minta Pemda Segera Lakukan Pemilahan dari Hulu
-
Berita Terbaru4 minggu agoPeringati HPSN, Hanif Faisol Pimpin Bersih-bersih di Kota Bogor
