Berita Terbaru
Tirta Pakuan Kota Bogor Siapkan Strategi Tingkatkan Pendapatan dan Layanan Air Bersih
BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tengah menyiapkan sejumlah strategi jangka pendek guna meningkatkan pendapatan perusahaan sekaligus memperluas cakupan layanan air bersih.
Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah mendorong masyarakat serta pelaku usaha untuk beralih menggunakan layanan air bersih dari Tirta Pakuan. Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi sumber air mandiri di sejumlah wilayah Kota Bogor yang kian memprihatinkan.
Direktur Bisnis dan Pelayanan Perumda Tirta Pakuan, Muzakkir, mengungkapkan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya tersebut.
“Air di Kota Bogor sebetulnya sedang tidak baik-baik saja karena sudah banyak wilayah tertentu yang tercemar. Kami perlu mengedukasi masyarakat agar lebih banyak menggunakan air dari Tirta Pakuan yang lebih terjamin kualitasnya,” ujar Muzakkir, Jumat (24/4/2026).
Selain menyasar pelanggan rumah tangga, Tirta Pakuan juga mengoptimalkan potensi pendapatan dari sektor komersial, seperti hotel, restoran, dan kafe. Hal ini sejalan dengan karakteristik Kota Bogor yang memiliki keterbatasan kawasan industri, sehingga sektor jasa menjadi andalan.
Muzakkir menambahkan, regulasi terkait pelarangan penggunaan air tanah bagi sektor usaha sebenarnya sudah tersedia. Oleh karena itu, pihaknya akan meningkatkan pendekatan kepada para pelaku usaha agar beralih ke layanan PDAM.
“Kami akan edukasi pemilik hotel dan restoran untuk beralih ke PDAM. Jika mereka menggunakan air kami, secara otomatis pendapatan perusahaan akan naik,” jelasnya.
Di sisi lain, Tirta Pakuan juga tengah mengembangkan inovasi melalui optimalisasi aset lahan yang dimiliki. Total lahan perusahaan mencapai lebih dari 50 hektare dan tersebar di berbagai titik di Kota Bogor.
Saat ini, tim internal sedang melakukan pendataan untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan lahan tersebut agar menjadi aset produktif yang dapat menghasilkan pendapatan tambahan.
Beberapa rencana yang disiapkan antara lain pemanfaatan lahan untuk pergudangan hingga pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Bahkan, satu titik lahan telah berhasil dikembangkan menjadi SPBG.
“Kami sedang memikirkan bagaimana lahan ini bisa produktif, apakah jadi pergudangan atau SPBG. Kami juga membuka peluang untuk menggandeng pihak swasta dalam membangun bisnis-bisnis baru di atas lahan tersebut,” tandasnya.
Melalui berbagai strategi tersebut, Perumda Tirta Pakuan berharap dapat memperkuat struktur keuangan perusahaan sekaligus memastikan pelayanan air bersih di Kota Bogor tetap optimal dan berkelanjutan. (Riza)
-
Berita Terbaru3 minggu agoRamai Isu Penolakan, RS Vania Tegaskan Tidak Pernah Tolak Ambulans PWI
-
Berita Terbaru2 minggu agoKLH dan Pemprov Jabar Percepat Proyek PSEL di Aglomerasi Bogor-Depok dan Bandung Raya
-
Berita Terbaru4 minggu agoPemilahan Sampah 100% Dimulai di Rorotan Jakarta Utara, KLH Catat 20 Ton Organik per Hari
-
Berita Terbaru3 minggu agoGelar Muscab, PKB Kota Bogor Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu
