Berita Terbaru
Keluarga Korban Gorong-gorong Bisa Gugat Pemkot Bogor

[bogor-engingengnews] Peristiwa tewasnya Seftiana Julianti, bocah (5thn) warga Kampung Bojong Jengkol, Ciampea yang tewas akibat terbawa hanyut digorong-gorong Jalan Ahmad Yani Kota Bogor, tidak hanya membuat sedih pihak keluarga, namun banyak pihak yang menyayangkan buruknya infrastruktur di Kota Bogor.
Kepada engingengnews.com, Ketua Kosgoro 57 Kota Bogor Samsul Hidayat mengatakan, tewasnya Seftiani harus menjadi Introspeksi untuk Pemkot Kota Bogor, apakah fungsi saluran air atau drainase tersebut sudah berjalan sesuai ketentuan atau tidak. Pasalnya saluran atau gorong-gorong yang ada saat ini banyak tertutup ruko dan hotel.
“Dengan peristiwa ini, Keluarga korban gorong-gorong dapat menggugat Pemkot Bogor karena kejadian tersebut, Pemkot telah melakukan pembiaran sarana umum sehingga membahayakan kita semua,” ujar Samsul, Senin (6/6/2016).
(Baca juga ; http://engingengnews.com/kejeblos-got-seftiana-tewas-terbawa-hanyut/ )
Seperti diketahui Seftiana Julianti (5thn) bocah perempuan asal Bojong Jengkol Ciampea tewas terbawa hanyut air selokan, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Senin siang (6/6/2016), pukul 14:00 WIB. (boy/001)
-
Berita Terbaru4 minggu agoAklamasi, Arwinsyah Putra Nahkodai Kadin Kota Bogor
-
Berita Terbaru3 minggu agoDisdik Kota Bogor Pastikan SPMB SD 2026 Transparan, Bangku Sekolah Lebih Merata
-
Berita Terbaru3 minggu agoGebyar PKBM Kota Bogor, 3.423 Lulusan Paket A, B, dan C Terima Ijazah
-
Berita Terbaru3 minggu agoPAN Kota Bogor Gelar Muscab DPC, Dedie A. Rachim Pasang Target 10 Kursi DPRD

Login dulu untuk mengirim komen Login