Featured
Tidak Mengantongi Hasil PCR, Jangan Coba-Coba Masuk Jalur Puncak..
Bogor – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah dimulai. Menghadapi kebijakan tersebut, Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor akan melakukan penyekatan Jalur Puncak.
Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan selama PPKM Darurat jalur Puncak di sekat. “Setiap hari, 17 hari ya, mulai kemarin (Sabtu, red) kita laksanakan terus,” kata AKBP Harun di Cibinong, Minggu (4/7).
Menurut Kapolres, penyekatan yang dilakukan di Simpang Gadog, Ciawi, Bogor itu sama seperti yang dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 pada setiap akhir pekan.
“Yakni mewajibkan pengendara mengantongi surat hasil rapid antigen ataupun hasil PCR,” jelasnya.
“Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat tersebut akan diputar balik,” sambungnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa selama PPKM Darurat tersebut juga mewajibkan pengelola penginapan meminta surat hasil rapid antigen ataupun hasil PCR tamu.
Pasalnya, ia kerap menerima laporan mengenai pengunjung hotel yang ternyata merupakan pasien COVID-19, melakukan isolasi mandiri di hotel tanpa sepengetahuan pengelolanya.
“Maka pihak pengelola sekarang harus meminta surat keterangan antigen atau PCR. Ada beberapa tamu dari luar (Bogor) untuk isolasi di hotel,” kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu. (redaksi)
-
Berita Terbaru4 minggu agoKampoong Ecopreneur Buka Pendidikan Bisnis Gratis, Siapkan Santri Jadi Pengusaha
-
Berita Terbaru4 minggu agoPemkot Bogor Genjot Penanganan ATS, Jenal Mutaqin Ajak Semua Pihak Jemput Bola
-
Berita Terbaru4 minggu agoTingkatkan Pelayanan Air Bersih, Perumda Tirta Pakuan Lakukan Sensus Pelanggan
-
Berita Terbaru4 minggu agoMilad ke-65 UIKA Dimeriahkan Fun Day, Sekaligus Luncurkan Program Bantuan Kuliah

Login dulu untuk mengirim komen Login