Berita Terbaru
Peringati Hardiknas 2026, PKBM Cahaya Sunnah Gelar Aksi Bersih Sampah di Cileungsi Bogor
BOGOR – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, PKBM dan Pondok Pesantren Cahaya Sunnah menggelar aksi bersih di Cileungsi bersama masyarakat setempat, Kamis 16/4/2026.
Aksi ini menjadi bagian dari upaya pembangunan karakter siswa lembaga pendidikan non formal dengan ikut menangani masalah sampah yang semakin mendesak.
Kegiatan dimulai dengan doa bersama di halaman PKBM Cahaya Sunnah, Jalan Pahlawan Kampung Tengah Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor lalu dilanjutkan dengan pembersihan di sekitar jalan utama dan Masjid Al Barkah.
Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Bagus Hariyanto mengapresiasi kegiatan dan menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan masalah darurat nasional yang membutuhkan penanganan segera dan terkoordinasi.
“Bapak Hanif Faisol, Menteri Lingkungan Hidup kita bahkan sering memimpin langsung penyelesaian sampah dari hulu ke hilir. Saya mengapresiasi gerakan bersih lingkungan para santri dan siswa PKBM Cahaya Sunnah bersama warga, semoga bisa menginspirasi sekolah lainnya.” ujar Bagus, Kamis (16/4/2026).
Kepala Seksi PDPK Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Jaja Sujai juga mengapresiasi gerakan bersih lingkungan oleh PKBM Cahaya Sunnah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Menurutnya, dengan konsistensi dan kolaborasi yang kuat, Cileungsi memiliki potensi menjadi kecamatan terbersih yang semakin tertata, dan berkelanjutan.
Achmad Bastian Kepala satuan Pendidikan Kesetaraan PKBM Cahaya Sunnah mewacanakan aksi bersih lingkungan sebagai kegiatan rutin bersama masyarakat menjaga kelestarian Cileungsi
“Insha ALLAH kedepannya, ini akan menjadi kegiatan rutin para santri dan siswa PKBM Cahaya Sunnah, gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan dan menanam pohon untuk generasi mendatang,” jelas Achmad Bastian.
PKBM Cahaya Sunnah sendiri merupakan lembaga pendidikan kesetaraan swasta berbasis pondok pesantren, dengan sistem spp subsidi silang. Masyarakat tidak mampu bisa bersekolah tanpa biaya dengan membawa surat keterangan pra-sejahtera dari kantor desa atau Dinas Sosial.
Susanto S.H., M.H. Ketua Asosiasi Advokat Indonesia Bogor Raya turut mengapresiasi gerakan bersih negri dan program cross subsidi dari PKBM dan Ponpes Cahaya Sunnah.
“Saya sangat mengapresiasi PKBM Cahaya Sunnah dengan mengedepankan Pendidikan diatas segalanya walaupun tidak mampu tetap diterima artinya antara Pendidikan formal/non formal dan Agama bisa menjadikan peserta didik mendapat ilmu yg bermanfaat juga membangun karakter akan pentingnya memelihara dan menjaga lingkungan.” ujar Susanto. (Agung)
-
Berita Terbaru1 minggu agoRamai Isu Penolakan, RS Vania Tegaskan Tidak Pernah Tolak Ambulans PWI
-
Berita Terbaru4 minggu agoKunjungi Terminal Kampung Rambutan, Hanif Faisol Minta Pengelolaan Sampah Modern Rampung 3 Bulan
-
Berita Terbaru2 minggu agoPemerintah Percepat PSEL, 61 Kabupaten/Kota Siap Olah Sampah Jadi Energi Listrik
-
Berita Terbaru3 minggu agoPemilahan Sampah 100% Dimulai di Rorotan Jakarta Utara, KLH Catat 20 Ton Organik per Hari
