Berita Populer
Program 50 Juta/Tahun Pasangan Dadang – Sugeng Disambut Antusias Warga
Kota Bogor – Pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Kota Bogor nomor urut 4, Dadang Iskandar Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso kini makin gencar kenalkan program andalannya untuk memberdayakan warga bersama RT dan RW diwilayahnya. Nama konsep pamungkas kerakyatan paslon usungan PDI Perjuangan dan PKB Kota Bogor tersebut yakni Program Setara.
Keterangan Sugeng Teguh Santoso, konsep yang akan diterapkan jika dirinya bersama Dadang Iskandar Danubrata menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor adalah konsep membangun masyarakat bawah.
“Konsep ini nantinya akan membangun ekonomi masyarakat, APBD pro rakyat, Kita akan memperkuat basis rakyat dengan Problem Setara,” ujar pria yang akrab disapa STS, Rabu (04/04/18).
Disampaikannya, Setara adalah Setahun 50 Juta Satu RT. Nantinya setiap RT akan diberikan dana untuk membangun wilayahnya sendiri. Namun hal itu dilakukan dengan adanya pengawasan dan verifikasi terlebih dahulu. Nantinya, anggaran itu khusus digunakan untuk 50 persen infrastruktur, hingga MCK umum, dan 40 persen lainnya untuk peningkatan ekonomi warga, dan sisanya menaikan honor RT dan RW.
“Setahun satu RT Rp 50 juta, 4000 RT jadi 200 miliar, verifikasi dan ada profosalnya, kita latih dulu bimtek, bimbingan teknis, Jadi memberi stimulan, pada konunitas terkecil ada pergerakan ekonomi. Intinya mengentaskan kemiskinan satu diantara program utama kita,” ucapnya.
Lalu, bagaimana pendapat RT atau RW menanggapi Program Setara yang dikenalkan paslon Dadang-Sugeng? Eka Priyatna, Ketua RT 01, RW 01, Gang Madrasah, Jalan Kapten Yusuf, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor saat diminta pendapatnya menyampaikan sangat mengapresiasi program usungan paslon Dadang-Sugeng.
“Terkait Program Setara, kami menanggapi positip. Sepanjang itu untuk pemberdayaan masyarakat, membangun warga tak mampu mulai pendidikan hingga perbaikan tempat ibadah dilingkungan, kami sangat mendukung,” ujar Eka.
Pernyataan senada mengapresiasi program paslon Dadang-Sugeng juga disampaikan Ketua RW 10 Ade Rohim atau yang akrab dipanggil Ade Polo. Pria yang bertempat tinggal di RT 1, RW 10, Kelurahan Cikaret itu juga menyatakan setuju jika program tersebut nantinya direalisasi jika Dadang-Sugeng terpilih sebagai kepala daerah Kota Bogor.
“Saaya sangat mendukung sekali. Sebab, hal itu kan memutus mata rantai kepengurusan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) jika ada warga sakit, atau ada kendala pendidikan dan tidak dipersulit birokrasi. Program Setara dari informasi yang saya terima sangat membantu masyarakat,” tuturnya.
Pada bagian lain, Ketua RW 2 Suherman Eeng juga berpendapat sama. Disela kesibukannya, saat diwawancarai media online ini, Eeng yang bertempat tinggal Kp Sirnagalih RT 3, RW 2, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan secara luygas menyampiakan mendukung Program Setara.
“Sangat mendukung. Apapun program yang diperuntukan untuk memberdayakan masyarakat, terutama warga tak mampu, saya dukung. Karena, hal itu sama artinya mengentaskan kemiskinan langsung dimulai dari tingkat RT dan RW. Hanya, saran saya, perlu diperjelas mekanismenya dan kontrolnya,” tuturnya.
Tak beda dengan Ketua RW 2, yang berdomisli di Gang Rotan, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Ayi Makmun. Dia juga menyatakan mendung program usungan Dadang-Sugeng.
“Saya setuju, saya mendukung program tersebut karena untuk pemberdayaan warga,” singkatnya.
Terpisah, Widadmoko, Ketua RT 5, RW 8, di rumahnya Gang Juana, Kebonpedes, juga berkomentar serupa.
“Saya sebagai Ketua RT sangat mendukung sekali. Sebab, program tersebut merupakan terobosan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Khususnya, dititik beratkan untuk membantu warga masyarakat. Saya pikir, Program Setara yang berciri memprioritaskan ekonomi warga tak mampu, sangat pas untuk warga,” kata Widadmoko.
Dukungan Program Setara juga disuarakan Ketua RT 4, Indra Jaya. Di kediamannya, Kp Muara Kidul RT 4, RW 11, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.
“Setelah saya baca, saya pelajari, dan saya amati, Program Setara sangat tepat membantu warga masyarakat. Sebab, salah satu contoh, untuk perbaikan rusaknya jalan lingkungan, kita harus menunggu lama jalur birokrasi untuk usulan perbaikan infrastruktur melalui musrenbang. Begitru juga membantu warga tak mampu yang terkendala biaya pendidikan. Jadi, buat saya selama program tersebut bermanfaaat dan nantinya bisa dirasakan masyarakat banyak, saya sangat mendukung,” pungkasnya. (boy)
-
Berita Terbaru3 minggu agoRumah Aspirasi Perempuan dan Anak Jadi Sorotan, NasDem Kota Bogor Sabet Juara Nasional di Forum Bimtek
-
Berita Terbaru4 minggu agoKLH Apresiasi Pilah Sampah 100% di Jakarta Utara
-
Berita Terbaru2 minggu agoDPRD Kota Bogor Verifikasi Program Sekolah Maung di SMAN 1
-
Berita Terbaru3 minggu agoKomisi I DPRD Kota Bogor Gelar Raker LKPJ 2025, Camat Sampaikan Keluhan Infrastruktur

Login dulu untuk mengirim komen Login